SuaraKalbar.id - Musibah kebakaran yang mengejutkan warga terjadi di Jalan Parit Nomor Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Kamis (08/08/2024) siang. Kebakaran ini menghanguskan tiga unit rumah dalam kawasan padat penduduk di Gang Flamboyan Tiga.
Ami, salah satu korban kebakaran, menceritakan detik-detik saat kebakaran terjadi.
Dirinya mengungkapkan sempat mencium bau asap dari sekitar rumah. Saat mengambil handphone, dirinya melihat api muncul dari kabel di area dapur. Saat itu, kondisi api sudah cukup besar, sehingga Ami langsung keluar menyelamatkan diri.
Menurut Ami, api berasal dari kabel listrik yang jatuh ke papan dan dengan cepat membakar seluruh bangunan. Dia pun segera membawa keluarganya keluar rumah tanpa sempat menyelamatkan harta benda.
"Semua habis, tidak sempat selamatkan barang. Saya langsung keluar dan tidak ada yang terluka, semua selamat," tambahnya.
Wakil Kepala Polsek Sungai Raya, AKP Elizar Panjaitan, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 11:00 WIB.
"Tiga rumah habis terbakar, menurut korban dua minggu lalu dia mengganti instalasi Listrik namun terkait hal tersebut kami akan lakukan identifikasi,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dua rumah mengalami kerusakan total, sementara satu rumah lainnya rusak sekitar 50 persen. Petugas kepolisian tetap berjaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan api muncul kembali.
Petugas pemadam kebakaran dari Kota Pontianak dan Kubu Raya bekerja keras untuk memadamkan api. Namun, menurut petugas Pemadam Kebakaran Sungai Raya, Arie, upaya pemadaman terkendala akses jalan yang sempit, yang menyulitkan armada pemadam kebakaran mencapai lokasi.
Baca Juga: Gemawan Gelar Pelatihan Masyarakat Peduli Api di Sambas
"Jalan komplek ini cukup sempit, terlebih armada mobil kami besar, jadi sulit untuk mobil lain masuk ke lokasi ini," jelas Arie.
Selain itu, Arie menambahkan bahwa antusiasme warga yang menonton kebakaran mempersempit ruang gerak petugas pemadam. Jarak sumber air yang cukup jauh, sekitar 300 meter dari lokasi kebakaran, juga menjadi kendala. "Kami hanya mengandalkan tangki, namun ketika habis, kami harus mengambil air dari parit di depan, yang membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih sampai api benar-benar padam," ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk tidak menghalangi ruang gerak mereka selama proses pemadaman agar upaya penanganan dapat berjalan lancar.
Berita Terkait
-
Gemawan Gelar Pelatihan Masyarakat Peduli Api di Sambas
-
Pria di Kubu Raya Ditemukan Tewas Gantung Diri Diduga Usai Bakar Istri
-
Gerindra Resmi Usung H. Rusman Ali sebagai Calon Bupati Kubu Raya di Pilkada 2024
-
Polisi Bongkar Motif Pembongkaran Makam Tionghoa di Kubu Raya
-
Rusman Ali Ajak Warga Jaga Keharmonisan Jelang Pilkada Serentak
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah