Selain itu, Hero juga meminta pedagang untuk tidak menjual babi yang sakit serta memastikan babi yang diperjualbelikan berasal dari sumber ternak sehat yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau sertifikat veteriner.
“Peternak harus segera melapor ke petugas kesehatan hewan jika ada babi yang sakit atau mati dalam jumlah besar. Tindakan cepat dapat mencegah penyebaran ASF lebih luas,” tambah Hero.
Wabah ASF telah menyebabkan penurunan populasi babi di Kalbar dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini tidak hanya memengaruhi ketersediaan bibit ternak, tetapi juga berdampak langsung pada ekonomi peternak.
“Dengan penerapan biosekuriti yang ketat, kita bisa mencegah kerugian yang lebih besar. Kolaborasi antara peternak, pemerintah, dan pihak terkait sangat diperlukan agar ancaman ASF dapat ditekan semaksimal mungkin,” tutup Hero.
Pemerintah Provinsi Kalbar mengimbau semua pihak untuk bekerja sama dalam menjaga kesehatan hewan ternak. Melalui langkah-langkah strategis seperti pengawasan ketat, edukasi peternak, dan penerapan biosekuriti, diharapkan ancaman ASF di Kalimantan Barat dapat diatasi secara efektif.
Berita Terkait
-
Dari Hutan Adat ke Pasar Global Perjuangan Mentega Tengkawang Tembus Pasar Internasional
-
Waspada! Kalbar Rawan Banjir & Longsor Akhir Tahun, Cek Wilayahmu!
-
Harta Rp9,4 Miliar Kepala BPJN Kalbar Diusut KPK, 3 Hari Rampung!
-
Hasil Rekapitulasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat 2024
-
Kalimantan Barat Tetapkan Kenaikan UMP 6,5 Persen untuk Tahun 2025
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Apa Saja Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat? Warisan Budaya yang Sarat Makna
-
Apa Saja Tarian Tradisional Kalimantan Barat? Berikut Rinciannya
-
4 Pilihan Makeup Wudhu Friendly untuk Wanita Muslim Aktif, Halal dan Tahan Lama
-
Pilihan Sunscreen Wudhu Friendly Murah Terbaik untuk Cegah Penuaan Dini
-
Realisasi Anggaran 2025 Hanya 81,59 Persen, Sekda Sintang Kecewa