“Alhamdulillah, ada beberapa orang yang dari awalnya Iqro naik ke Al-Quran. Karena mereka ini semua mualaf, jadi walaupun umurnya sudah berusia, tapi Alhamdulillah masih semangat untuk belajar. Ini yang bikin saya semangat mengajar mereka,” ungkapnya penuh antusias.
Menurut Ismail, jadwal tadarus diadakan dua kali seminggu, yaitu pada hari Kamis dan Sabtu. Selain membaca Al-Quran, peserta juga mendapatkan pelajaran tambahan seperti fikih, tauhid, dan tajwid untuk memperkaya pemahaman mereka tentang Islam.
“Kegiatan kami itu, awal kita belajar ngaji, yang Iqro-Iqro, yang Al-Quran-Al-Quran. Setelah itu dari jam 1 sampai jam setengah 3 itu belajar mengaji. Terus dari jam setengah 3 sampai jam 3 lewat kami mengisi fikih. Terus selang-seling ada belajar fikih, tauhid, dan tajwid,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa semua peserta menunjukkan semangat belajar yang tinggi, sehingga proses pengajaran berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan mualaf tanpa memandang latar belakang etnis.
“Karena yayasan di sini sesuai dengan nama, yaitu Yayasan Mualaf Peduli. Jadi kami di sini menerima semua etnis. Yang penting mereka ini ingin benar-benar belajar agama di sini,” kata Ismail.
Yang lebih istimewa, yayasan ini memberikan pelajaran secara gratis, khususnya bagi mualaf dan anak yatim.
“Di sini tidak ada memungut biaya. Selama dia mualaf, anak yatim khususnya, kami akan menggratiskan. Yang penting itu benar-benar ingin belajar,” tegasnya.
Fadhilah Membaca Al-Quran di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan dikenal sebagai bulan turunnya Al-Quran, sehingga membaca dan mentadaruskan Al-Quran pada bulan ini memiliki keutamaan yang luar biasa.
Baca Juga: Kapal Tanker Pertamina Kencing di Pontianak: Skandal BBM Bersubsidi Kembali Gegerkan Pertamina!
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Quran, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan.” (HR. Tirmidzi).
Di bulan Ramadhan, pahala dari setiap amal ibadah dilipatgandakan, termasuk membaca Al-Quran, sehingga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak tadarus.
Selain mendapatkan pahala berlipat, membaca Al-Quran di bulan Ramadhan juga dapat menenangkan hati dan jiwa.
Ayat-ayat Al-Quran yang dibaca dengan penuh kesadaran dapat menjadi penyejuk bagi hati yang gundah, sebagaimana firman Allah dalam Surah Ar-Ra’d ayat 28: “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
Bagi para mualaf seperti yang ada di Yayasan Amal Mualaf Peduli, tadarus Al-Quran juga menjadi sarana untuk memperdalam keimanan dan memperkuat identitas mereka sebagai muslim.
Kegiatan tadarus yang dilakukan oleh para ibu-ibu mualaf di Pontianak ini menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar agama tidak mengenal batas usia atau latar belakang.
Berita Terkait
-
Kapal Tanker Pertamina Kencing di Pontianak: Skandal BBM Bersubsidi Kembali Gegerkan Pertamina!
-
Tugu Khatulistiwa Pontianak Muncul di Promosi Squid Game Season 3
-
Jadwal Imsak dan Salat di Pontianak, Kamis 13 Maret 2025
-
Viral Video Penumpang Citilink Pontianak-Surabaya Melahirkan di Pesawat
-
Ibu Kandung Tuntut Hukuman Mati untuk Ibu Tiri Pembunuh Anak di Pontianak!
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG