Rangkuman Kasus Pembunuhan Ahmad Nizam Alfahri
Kasus hilangnya bocah enam tahun asal Pontianak, Ahmad Nizam Alfahri, berakhir tragis setelah jasadnya ditemukan dalam karung di samping rumahnya di Jalan Purnama pada Kamis, 22 Agustus 2024.
Penemuan ini menggemparkan warga setempat dan memicu perhatian luas di media sosial.
Awalnya, ibu tiri korban, IF (saat itu dilaporkan berinisial IC), melaporkan Nizam hilang pada 19 Agustus 2024.
Namun, kecurigaan mencuat setelah sang ayah pulang ke rumah dan mencium bau menyengat yang mengarah pada penemuan jasad anaknya. Dalam pemeriksaan, IF akhirnya mengaku sebagai pelaku pembunuhan.
Polisi mendalami kasus ini dan menjadwalkan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian.
Penyelidikan menunjukkan tidak ada bukti penculikan sebagaimana laporan awal, dan pelaku akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.
Sidang kasus ini digelar di Pengadilan Negeri Pontianak, dan pada 5 Maret 2025, Jaksa Penuntut Umum menuntut IF dengan hukuman 20 tahun penjara.
Tuntutan ini menuai kritik dari keluarga korban, khususnya ibu kandung Nizam, Fitri Pratiwi (Tiwi), yang menilai hukuman tersebut belum mencerminkan keadilan.
Keluarga berharap vonis maksimal, yaitu hukuman mati atau seumur hidup.
Baca Juga: Rute dari Pontianak ke Danau Sentarum Kapuas Hulu, Lengkap dengan Pilihan Transportasi
Pada 16 April 2025, majelis hakim menjatuhkan vonis 20 tahun penjara dan denda Rp 4 miliar kepada IF. Vonis tersebut juga dianggap belum memenuhi rasa keadilan oleh pihak keluarga.
Mereka berharap Jaksa mengajukan banding dengan pasal yang lebih berat, yakni Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
Kasus ini memicu keprihatinan masyarakat luas dan menyoroti pentingnya perlindungan anak serta penerapan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan dalam rumah tangga.
Berita Terkait
-
Rute dari Pontianak ke Danau Sentarum Kapuas Hulu, Lengkap dengan Pilihan Transportasi
-
Rute Pontianak ke Singkawang: Jarak, Durasi, hingga Moda Transportasi
-
Pontianak ke Putussibau: Jarak, Waktu Tempuh, dan Pilihan Transportasinya
-
Rumah Kosong Sejak Sebelum Ramadan, Ini Kata Ketua RT soal Keluarga Priguna Anugerah di Pontianak
-
Rumah Dokter PPDS Priguna di Pontianak Tampak Kosong, Ini Kata Tetangga
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026