SuaraKalbar.id - Pemerintah Kota Singkawang mengambil langkah tegas dan progresif untuk menanggulangi maraknya kenakalan remaja, khususnya aksi balap liar dan tawuran yang kerap meresahkan warga.
Sebanyak 50 remaja yang pernah terjaring razia dikirim untuk mengikuti pelatihan kedisiplinan dan pembentukan karakter di Rindam XII/Tanjungpura selama dua pekan, mulai 22 Juni hingga 4 Juli 2025.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk pembinaan, bukan hukuman.
Ia menyampaikan bahwa para peserta yang dikirim ke pelatihan ini umumnya merupakan remaja yang telah beberapa kali terjaring razia karena terlibat dalam aksi balapan liar atau tawuran.
“Puluhan remaja ini bukan kali pertama terlibat. Karena itu, Pemerintah Kota tidak tinggal diam. Kita ingin mereka sadar bahwa tindakan seperti ini membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ujar Tjhai Chui Mei dikutip dari ANTARA pada Selasa (24/6).
Pelatihan yang diberikan di Rindam XII/Tpr ini tidak hanya menekankan pada pembinaan fisik, tetapi juga menyentuh aspek psikologis.
Para peserta dibina oleh pelatih profesional dari lingkungan militer serta didampingi mentor yang memahami pendekatan psikologis terhadap remaja.
“Kita ingin tahu kenapa anak ini sampai nekat tawuran? Kenapa ikut balap liar? Kenapa sampai putus sekolah? Semua itu harus dicari akar masalahnya,” jelas Tjhai Chui Mie.
Dalam beberapa bulan terakhir, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Singkawang bersama aparat gabungan telah beberapa kali menggelar razia kenakalan remaja.
Baca Juga: Tekan Balap Liar, Wali Kota Singkawang Kirim Remaja ke Rindam XII Tanjungpura
Berdasarkan data Dinas Sosial dan Satpol PP Singkawang, sejak awal tahun 2025 hingga Juni ini, tercatat lebih dari 120 remaja telah terjaring dalam operasi ketertiban karena terlibat dalam aksi balap liar, tawuran, maupun nongkrong hingga larut malam tanpa tujuan jelas.
Dari jumlah itu, sebagian besar berasal dari kawasan kota dan daerah perbatasan antarkecamatan.
“Masalah ini sudah cukup lama. Tahun lalu saja, lebih dari 200 remaja kami amankan dalam berbagai razia. Tapi tahun ini kami ingin ada pendekatan yang lebih membina. Kami tidak ingin mereka hanya ditangkap lalu dilepaskan begitu saja,” jelas Kepala Satpol PP Singkawang, Muhammad Arifin.
Wali Kota juga menyatakan bahwa Pemkot Singkawang telah menyiapkan berbagai kebijakan lanjutan untuk mendukung upaya pembinaan anak-anak muda.
Salah satunya adalah menggandeng sekolah, komunitas, serta organisasi kepemudaan agar menjadi bagian dari solusi pencegahan kenakalan remaja.
“Kita semua bertanggung jawab. Anak-anak ini adalah calon pemimpin masa depan. Tidak bisa hanya diserahkan kepada aparat. Orang tua juga harus ambil bagian,” ujar Wali Kota.
Berita Terkait
-
Tekan Balap Liar, Wali Kota Singkawang Kirim Remaja ke Rindam XII Tanjungpura
-
Tjhai Chui Mie-Muhammadin Raih Suara Terbanyak dalam Pilwako Singkawang 2024
-
Sambut Sahur Pertama, Sejumlah Pemuda Malah Lakukan Balap Liar di Pemangkat
-
Wah! Bandara Singkawang Sebentar Lagi Diresmikan, Bisa Terbang ke Jakarta?
-
Pemkot Singkawang Dinilai Langgar Nilai Toleransi dengan Pasang Ornamen Naga
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Baru Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Tewas usai Bertabrakan dengan Truk Tangki
-
BRI Cetak Wirausaha Baru dari Kalangan PMI, Cirebon Jadi Fokus Program
-
Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas