SuaraKalbar.id - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto, memberikan klarifikasi atas kesalahpahaman publik terkait status pemeriksaan Ustaz Khalid Basalamah di lembaga antirasuah.
Ia menegaskan, Khalid tidak diperiksa sebagai saksi ahli dalam penyelidikan dugaan korupsi penambahan kuota haji tahun 2024.
Menurut Bambang, status hukum perkara ini masih dalam tahap penyelidikan, sehingga belum melibatkan saksi ahli.
"Kalau ada yang menyebut ustaz itu ahli, itu keliru. Harus dikoreksi," ujarnya dalam kanal YouTube miliknya yang tayang pada Selasa, (1/6/2025).
Ia menambahkan bahwa kehadiran Khalid di KPK disebabkan karena yang bersangkutan diyakini mengetahui secara langsung peristiwa yang sedang diselidiki, bukan karena memiliki keahlian tertentu.
"Ia bukan hadir sebagai ahli, melainkan karena dinilai mengetahui fakta-fakta penting terkait tambahan kuota haji oleh Kementerian Agama pada masa Menteri Yaqut Cholil Qoumas," jelas BW.
Keterlibatan Khalid disebut-sebut karena ia memiliki biro perjalanan haji dan umrah yang diduga ikut menerima kuota haji furoda pada tahun lalu.
Oleh karena itu, keterangannya dibutuhkan untuk menggali detail peristiwa, bukan untuk memberikan pandangan keahlian.
“Orangnya terlibat dalam peristiwa, bukan ahli. Dia dimintai keterangan karena mengetahui fakta-fakta yang berkaitan langsung dengan distribusi kuota,” tegas Bambang.
Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah atas Dugaan Kasus Korupsi Kuota Haji Khusus
Ia juga mengingatkan bahwa pemeriksaan ini bukan bentuk tuduhan terhadap Khalid Basalamah.
Fokus KPK masih pada pencarian data dan klarifikasi, terutama mengenai siapa saja yang menerima kuota tambahan dan bagaimana proses distribusinya dilakukan.
Bambang mengungkapkan bahwa penyidik tengah mendalami apakah pembagian kuota tersebut sesuai prosedur atau justru menyimpang dari ketentuan yang berlaku.
“Ini penting untuk diklarifikasi. Bukan hanya siapa yang mendapat, tapi bagaimana cara mendapatnya dan apakah ada pengaruh relasi atau kekuasaan di baliknya,” ujar BW.
Lebih lanjut, Bambang menduga pemeriksaan terhadap Khalid bukanlah yang terakhir. Ia meyakini KPK juga akan meminta keterangan dari pelaku usaha travel haji dan umrah besar lainnya yang diduga turut mendapatkan kuota haji khusus. Termasuk di antaranya “big 10” travel terbesar yang aktif dalam penyelenggaraan haji non-reguler.
KPK disebut tengah menggali secara menyeluruh siapa saja yang memperoleh kuota haji furoda dan bagaimana rincian jumlah kuota yang diterima masing-masing travel.
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah atas Dugaan Kasus Korupsi Kuota Haji Khusus
-
Bandara Supadio Tambah 17 Penerbangan untuk 2.593 Calon Haji Kalbar
-
Momen Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dapat Kejutan Ulang Tahun saat Hadiri Natal Oikumene Kalbar 2023
-
Dampak Kenaikan BBM, Syahrial Minta Gaji juga Harus Naik: Mana Bisa Kalau Begini Terus!
-
Tanggapi Soal Kenaikan Harga BBM, Yaqut Cholil: Ini Justru Bentuk Keadilan Subsidi untuk Rakyat
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM