Ketimpangan alokasi, dugaan adanya biaya tambahan, hingga kemungkinan jalur istimewa karena kedekatan dengan pejabat juga menjadi fokus penyelidikan.
BW turut menyoroti potensi penyalahgunaan pengaruh atau trading in influence dalam kasus ini.
Ia menilai, bukan hanya uang yang bisa menjadi alat transaksi, tapi juga ketokohan dan kedekatan sosial-politik yang berpengaruh terhadap akses kuota.
Sementara itu, Ustaz Khalid Basalamah telah menyampaikan klarifikasi secara terbuka melalui kanal YouTube resminya.
Dalam video tersebut, ia menyatakan bahwa kehadirannya di KPK semata-mata sebagai bentuk ketaatan terhadap aturan hukum dan panggilan negara.
Ia juga menekankan bahwa dirinya bukan tersangka dan tidak memiliki peran struktural apa pun dalam kebijakan kuota haji.
“Saya bukan pejabat Kemenag, bukan eks menteri, juga bukan staf mereka. Saya hanya hadir karena diminta memberikan keterangan,” tegasnya.
Khalid menilai bahwa sebagian pemberitaan media telah melebih-lebihkan situasi dengan membuat judul provokatif yang memancing spekulasi. Ia meminta publik lebih bijak dalam menyikapi informasi dan tidak buru-buru mengambil kesimpulan tanpa dasar yang kuat.
Catatan: Artikel ini telah terbit Pertama kali di laman Suara.com dengan judul "Eks Pimpinan KPK: Ustaz Khalid Basalamah Bukan Saksi Ahli, Tapi Terlibat Fakta Kuota Haji"
Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah atas Dugaan Kasus Korupsi Kuota Haji Khusus
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah atas Dugaan Kasus Korupsi Kuota Haji Khusus
-
Bandara Supadio Tambah 17 Penerbangan untuk 2.593 Calon Haji Kalbar
-
Momen Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dapat Kejutan Ulang Tahun saat Hadiri Natal Oikumene Kalbar 2023
-
Dampak Kenaikan BBM, Syahrial Minta Gaji juga Harus Naik: Mana Bisa Kalau Begini Terus!
-
Tanggapi Soal Kenaikan Harga BBM, Yaqut Cholil: Ini Justru Bentuk Keadilan Subsidi untuk Rakyat
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
BMKG Ingatkan Hujan Lebat Masih Mengintai Kalbar, Sejumlah Wilayah Diminta Waspada
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
Kasus 3 Ons Sabu Gegerkan Ketapang, Tiga Oknum Polisi Kini Diperiksa
-
Keributan Sesama Pria Asal Brunei di Blok M Berujung Maut, Satu Orang Tewas