- Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemkab Melawi menggelar operasi pasar murah di Halaman Masjid Agung Kota Juang Melawi.
- Paket sembako bernilai awal Rp120.000 dijual seharga Rp50.000 untuk 1.000 paket.
- Tujuan utama kegiatan ini adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan puasa.
SuaraKalbar.id - Operasi Pasar Murah digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Melawi. Kegiatan berlangsung di Halaman Masjid Agung Kota Juang Melawi.
Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan, kegiatan ini untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Awalnya, paket sembako senilai Rp120.000 direncanakan dijual dengan harga Rp90.000. Namun setelah berdiskusi dengan pihak Bank Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Melawi, harga akhirnya dipangkas menjadi Rp50.000 per paket.
"Pasar murah di Kabupaten Melawi sebanyak 1.000 paket kita jual dengan harga Rp50.000," katanya melansir Antara, Rabu, 25 Februari 2026.
Ria Norsan juga mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang bijak, termasuk pentingnya menabung di lembaga perbankan seperti Bank Kalbar demi keamanan dan kenyamanan.
Sebanyak 1.000 paket sembako langsung dibagikan kepada warga usai pembukaan. Kebijakan pemangkasan harga ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat, salah satunya Suroyati, yang mengantre sejak pukul 06.00 pagi.
"Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur yang telah membantu meringankan beban kami. Awalnya kami kira harganya Rp120 ribu, Alhamdulillah menjadi Rp50 ribu. Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan pemerintah," kata Suroyati.
Berita Terkait
-
15.000 Paket Sembako dari Indonesia Tiba di Gaza, Baznas Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya
-
Harga Plastik Naik, Dompet Rakyat Tercekik
-
Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Kabar Pemeriksaan KPK
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?