- Perusahaan Telkomsel Authorized Partner di Desa Sosok, Sanggau, mengalami kerugian Rp208 juta akibat hilangnya 10.533 unit voucher dan kartu.
- Audit internal sejak September 2025 mengungkap ketidaksesuaian stok barang yang berujung pada laporan resmi kepada pihak kepolisian setempat.
- Polisi menetapkan sales pemasaran berinisial ARW sebagai tersangka atas dugaan penggelapan barang yang terjadi hingga April 2026.
SuaraKalbar.id - Kasus dugaan penggelapan menggegerkan kantor Telkomsel Authorized Partner (TAP) Sosok. Sebanyak 10.533 voucher dan kartu perdana Telkomsel dilaporkan hilang, membuat perusahaan merugi hingga Rp208.208.200.
Kasus ini terbongkar setelah pihak perusahaaIKn melakukan audit internal dan menemukan adanya selisih stok barang serta ketidaksesuaian laporan keuangan.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau.
Awalnya, audit internal yang dilakukan sejak September 2025 menemukan adanya selisih stok dan keuangan sekitar Rp70 juta hingga Rp80 juta.
Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, angka kerugian terus bertambah hingga akhirnya mencapai lebih dari Rp208 juta pada April 2026.
Jumlah barang yang hilang pun tak sedikit. Berdasarkan hasil audit, total 10.533 item berupa voucher dan kartu perdana Telkomsel diduga telah keluar dari gudang tanpa prosedur yang semestinya.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Dari hasil penyelidikan, polisi menduga barang-barang tersebut dikeluarkan dari gudang dan diserahkan kepada seorang sales pemasaran berinisial ARW (26).
ARW kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan tersebut.
Baca Juga: 5 Filosofi Bubur Pedas Sambas yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Sarat Makna Kehidupan
Kapolsek Polsek Tayan Hulu, Iptu H. Pintor Hutajulu, membenarkan penetapan tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara dan mengantongi alat bukti yang cukup.
“Setelah dilakukan penyelidikan dan gelar perkara, kami menetapkan satu orang tersangka berinisial ARW,” ujarnya.
Polisi saat ini masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Sebab, jumlah barang yang hilang dinilai cukup besar dan diduga terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama.
Kasus ini menjadi sorotan publik lantaran melibatkan produk dari brand besar seperti Telkomsel serta nilai kerugian yang mencapai ratusan juta rupiah.
Masyarakat pun dibuat bertanya-tanya, bagaimana ribuan voucher dan kartu perdana bisa keluar dari gudang tanpa terdeteksi dalam waktu lama.
Kini, proses hukum terhadap tersangka terus berjalan, sementara pihak perusahaan berupaya memperketat sistem pengawasan internal agar kejadian serupa tak terulang.
Berita Terkait
-
5 Filosofi Bubur Pedas Sambas yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Sarat Makna Kehidupan
-
5 Pondok Pesantren Favorit di Kalimantan Barat untuk PPDB 2026, Lengkap Estimasi Biaya dan Fasilitas
-
Nasib Tragis Bos Perusahaan Malaysia, Tewas Usai Helikopter Jatuh di Hutan Rimba Kalbar
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Viral! Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi, Ucapannya Bikin Heboh: Kucium Lututnya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian