- Polisi di Kabupaten Sekadau menangkap pria berinisial AR atas dugaan kekerasan seksual terhadap anak kandungnya sendiri.
- Penyelidikan kepolisian mengungkap korban baru yakni keponakan pelaku berusia sepuluh tahun yang mengalami tindakan asusila berulang.
- Aparat kini melakukan pemeriksaan intensif serta memberikan pendampingan psikologis kepada korban untuk menuntaskan kasus kekerasan tersebut.
SuaraKalbar.id - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang menghebohkan warga Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, terus berkembang.
Setelah sebelumnya seorang pria berinisial AR diamankan atas dugaan melakukan perbuatan asusila terhadap anak kandungnya sendiri, kini polisi mengungkap adanya korban lain dalam kasus tersebut.
Korban terbaru diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan terduga pelaku, yakni seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang merupakan keponakan AR.
Informasi ini membuat warga sekitar semakin geram. Pasalnya, kasus tersebut diduga telah berlangsung dalam kurun waktu tertentu sebelum akhirnya terungkap.
Kasat Reskrim Polres Sekadau melalui penyidik yang menangani perkara membenarkan adanya perkembangan baru dalam kasus tersebut.
“Benar, saat ini ada tambahan korban dalam perkara ini dan masih kami dalami,” ujar petugas saat dikonfirmasi.
Menurut informasi yang dihimpun, korban tambahan tersebut mengaku mengalami tindakan tidak pantas yang diduga dilakukan oleh pelaku lebih dari satu kali.
Namun demikian, polisi belum merinci secara detail kronologi kejadian demi melindungi identitas dan kondisi psikologis korban yang masih di bawah umur.
Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap korban tambahan, termasuk pendampingan psikologis dan medis.
Baca Juga: Telepon Itu Tak Pernah Dijawab, Charles Korban Helikopter Sekadau Pulang dalam Keheningan
Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan lembaga perlindungan perempuan dan anak untuk memastikan korban mendapatkan penanganan yang layak.
Kasus ini sebelumnya mencuat setelah laporan dugaan kekerasan seksual terhadap anak kandung pelaku diterima aparat kepolisian.
Dari laporan tersebut, polisi bergerak cepat dan mengamankan AR untuk menjalani pemeriksaan.
Dalam proses penyelidikan, aparat kemudian menemukan indikasi adanya korban lain.
Fakta ini membuat polisi mendalami kemungkinan adanya korban tambahan lainnya yang belum melapor.
“Masih terus kami kembangkan. Kami juga membuka ruang bagi masyarakat yang mengetahui informasi tambahan untuk melapor,” kata petugas.
Berita Terkait
-
Telepon Itu Tak Pernah Dijawab, Charles Korban Helikopter Sekadau Pulang dalam Keheningan
-
Panggilan yang Terlewat di Tragedi Sekadau, Kisah Korban Helikopter yang Menggetarkan
-
Pilot 20 Tahun Pengalaman, Kisah Capt Marindra Wibowo di Balik Tragedi Helikopter Sekadau
-
Siapa Patrick Kee? Eksekutif Malaysia Korban Helikopter Jatuh di Sekadau
-
8 Fakta Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir Bos Sawit Malaysia Berakhir Tragis
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
5 Tips Berburu Sarapan Enak di Pontianak, Datang Lebih Pagi Sebelum Menu Favorit Habis
-
5 Filosofi Bubur Pedas Sambas yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Sarat Makna Kehidupan
-
Nasib Orangutan yang Tersesat di Kebun Warga Ketapang, Dievakuasi ke Gunung Palung