Tasmalinda
Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB
Solar langka, transportasi air di pesisir Kalbar mulai lumpuh, warga dan nelayan Terpukul
Baca 10 detik
  • Kelangkaan solar subsidi melumpuhkan transportasi air di wilayah pesisir Kalimantan Barat dan mengganggu distribusi logistik serta aktivitas nelayan.
  • Lonjakan harga solar di tingkat pengecer menyebabkan 26 kapal di Kubu Raya berhenti beroperasi karena biaya operasional yang membengkak.
  • Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berupaya mengatasi krisis dengan menerbitkan surat rekomendasi pengambilan BBM bagi kapal angkutan umum setempat.

Bupati Kubu Raya Sujiwo menyatakan pemerintah daerah siap menerbitkan surat rekomendasi atau dispensasi pengambilan solar agar kapal angkutan umum dapat kembali beroperasi.

Menurutnya, jika kondisi ini terus dibiarkan, dampaknya akan semakin besar terhadap distribusi barang dan kehidupan masyarakat pesisir.

Masyarakat dan operator kapal kini berharap distribusi solar subsidi segera kembali normal.

Selain meminta pemerintah mempercepat solusi, warga juga mendesak pengawasan distribusi BBM diperketat agar solar subsidi benar-benar sampai ke sektor transportasi rakyat yang sangat bergantung pada bahan bakar tersebut.

Bagi warga pesisir Kalbar, persoalan solar bukan sekadar urusan bahan bakar.

Ketika pasokan terganggu, transportasi air berhenti, distribusi ikan tersendat, harga kebutuhan naik, dan aktivitas ekonomi masyarakat langsung ikut lumpuh. [ANTARA]

Load More