- Ratusan mahasiswa berunjuk rasa di Bundaran Tugu Digulis, Pontianak, pada 18 Juni 2026 menuntut evaluasi Program Makan Bergizi Gratis.
- Mahasiswa menilai program tersebut menimbulkan problematika implementasi dan mengganggu fokus tenaga pendidik serta kualitas pendidikan di Kalimantan Barat.
- Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat menegaskan bahwa aparat hukum harus memproses tuntas dugaan korupsi dalam program tersebut.
Dalam orasinya, Fahri juga menyinggung beban yang dirasakan tenaga pendidik akibat pelaksanaan program tersebut, termasuk potensi terganggunya fokus utama guru dalam proses belajar mengajar.
“Waktu yang tadinya mereka banyak maksimalkan untuk pendidikan, untuk mengajar, teralihkan kepada program-program MBG,” ujarnya.
Aksi ini juga menyinggung isu lebih luas terkait tata kelola kebijakan publik, termasuk dugaan keterlibatan berbagai pihak dalam program pemerintah yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Mahasiswa menilai hal tersebut perlu menjadi perhatian serius dalam evaluasi kebijakan.
Fahri menegaskan bahwa mahasiswa akan terus mengawal kebijakan MBG dan isu-isu publik lainnya. Ia bahkan memperingatkan potensi aksi lanjutan jika tuntutan mereka tidak direspons.
“Oleh karena itu memang kami sebagai mahasiswa, selama ketidakadilan itu masih dirasakan maka perlawanan-perlawanan seperti itu tadi masih akan kami lakukan,” tegasnya.
Selain itu, Fahri juga menantang kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk berani menunjukan kepada publik terkait siapa saja pejabat yang memiliki dapur MBG demi menjamin keterbukaan kepada publik. Jika tidak, mahasiswa tak segan akan kembali menggelar aksi.
“Kami juga menuntut untuk seluruh pejabat-pejabat publik termasuk kepala BGN tadi, untuk terus berani membuka itu, karena kalau sampai ditemukan adanya pelanggaran-pelanggaran yang tadinya ada tapi tidak ditunjukkan, maka kami pastikan bahwasannya mahasiswa pada hari ini akan turun kembali dengan jumlah yang lebih besar,” pungkasnya.
Kontributor : Maria
Baca Juga: Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG
Tag
Berita Terkait
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG
-
Rakerwil ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Didorong Jadi Aktor Utama Pembangunan
-
Mengapa Anak di Bawah Umur Masih Bisa Masuk Tempat Hiburan Malam di Pontianak?
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG
-
BRI Bikin Investasi Emas Makin Mudah dengan Fitur Toggle di BRImo