Tasmalinda
Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:55 WIB
kolase foto Rudiansyah yang menjadi superman saat padamkan api karhutla di Palangkaraya
Baca 10 detik
  • Remaja bernama Rudiansyah membantu memadamkan kebakaran hutan di Palangka Raya pada Senin, 17 Agustus 2026.
  • Aksi spontan mengenakan kostum Superman viral karena ia khawatir rumahnya terdampak dan trauma kabut asap 2015.
  • BPBD mencatat 177 kejadian karhutla seluas 165,98 hektare di Palangka Raya sejak 1 Juni hingga 9 Agustus 2026.

Raja Juli menyebut Rudiansyah sebagai salah satu anak muda yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. “Ini salah satu contoh anak muda yang luar biasa. Ini superhero, tapi juga menjadi forest hero, pahlawan yang menyelamatkan hutan kita,” ujar Raja Juli.

Menurut Raja Juli, penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan petugas. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting, terutama dalam mencegah api meluas.

“Tanpa ada partisipasi masyarakat dalam menanggulangi karhutla, pasti tidak akan bisa selesai,” katanya.

Kisah Rudiansyah membuat perhatian publik tertuju pada seorang remaja berkostum Superman. Tetapi jika ditarik lebih jauh, ada pertanyaan yang jauh lebih besar: mengapa kebakaran lahan terus berulang setiap musim kemarau?

Rudi turun karena api mendekati rumahnya. Ia juga membawa pengalaman masa kecil ketika kabut asap 2015 membuatnya sakit.

Sementara itu, data BPBD menunjukkan bahwa kebakaran di Palangka Raya bukan kejadian tunggal. Ratusan titik kejadian tercatat hanya dalam waktu sekitar dua bulan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Pencegahan, patroli, deteksi dini, ketersediaan sumber air dan kesiapan masyarakat di kawasan rawan juga menjadi bagian penting dalam memutus siklus kebakaran.

Terlebih, sebagian wilayah Kalimantan Tengah memiliki karakteristik lahan gambut yang membuat penanganan kebakaran menjadi lebih kompleks. Api dapat menjalar dan bertahan di bawah permukaan sehingga proses pemadaman membutuhkan pembasahan dan pendinginan secara berulang.

Ketika Anak Sekolah Ikut Melawan Karhutla

Baca Juga: Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Periksa Kesiapan 4 Perusahaan Cegah Karhutla

Rudiansyah mungkin hanya berniat melakukan sesuatu yang sederhana. Ia melihat api mendekati rumah, lalu memilih membantu setelah pulang sekolah.

Kostum Superman yang dikenakannya kemudian membuat aksinya terlihat tidak biasa.

Tetapi alasan Rudi turun ke lokasi justru jauh lebih sederhana daripada kostumnya: ia tidak ingin rumahnya terbakar dan tidak ingin kembali mengalami kabut asap seperti yang pernah dirasakannya ketika masih kecil.

Di tengah 177 kejadian karhutla yang tercatat di Palangka Raya, kisah Rudiansyah akhirnya menjadi pengingat bahwa kebakaran hutan dan lahan bukan hanya angka dalam laporan.

Bagi warga yang tinggal di dekat lokasi kebakaran, api berarti ancaman langsung terhadap rumah, kesehatan dan kehidupan sehari-hari.

Dan kali ini, seorang anak sekolah memilih mengenakan kostum Superman untuk menghadapinya.

Load More