SuaraKalbar.id - Luka parah dialami Syekh Ali Jaber setelah ditusuk seorang pemuda bernama Alpin Andria di Masjid Falahuddin Bandar Lampung. tangan kanan Syekh Ali Jaber terluka hingga sedalam 4 cm.
Syekh Ali Jaber ditusuk saat mengisi acara dalam wisuda hafalan Al Quran di masjid itu.
Hal itu diceritakan Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto.
Kapolda pun menegaskan bahwa pascakejadian penyerangan tersebut, pihaknya akan lebih memperketat penjagaan baik itu acara yang tertutup maupun terbuka guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti ini terulang kembali.
Baca Juga:Rumah Alpin Andria Penusuk Syekh Ali Jaber Berjarak 300 Meter Dekat Masjid
"Di tempat kejadian perkara pun sebenarnya sudah ada aparat yang berjaga. Namun memang pada acara tersebut pelaku secara tiba-tiba menyerang korban," kata dia.
Penusuk Syekh Ali Jaber merupakan seorang laki-laki berusia 24 tahun yang bertempat tinggal tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) di Masjid Falahuddin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB), Kota Bandarlampung.
"Jarak antara rumah pelaku dan TKP itu sekitar 300 meter dan menurut pengakuan AA yang bersangkutan membawa pisau dari rumah," kata dia.
Syekh Ali Jaber tetap berdakwah di Lampung meski habis ditusuk, Minggu (13/9/2020) malam. Dakwah selanjutnya akan dikawal kepolisian.
"Hal-hal terkait kegiatan Syekh Ali Jaber di Lampung tetap berlangsung sebab pemerintah menjamin kebebasan berdakwah asalkan sesuai protokol kesehatan yang berlaku," kata Kapolda Purwadi Arianto.
Baca Juga:Istri Opick Unggah Foto Penusuk Syekh Ali Jaber Lagi Makan Bakso
Polisi pun akan memfasilitasi keamanan Syekh Ali Jaber saat melakukan dakwah.