Ketahui Pertolongan Pertama Pada Orang Cedera

Apa yang harus dilakukan saat mengalami atau melihat orang mengalami cedera?

Risna Halidi | Lilis Varwati
Selasa, 29 September 2020 | 14:06 WIB
Ketahui Pertolongan Pertama Pada Orang Cedera
Ilustrasi anak terjatuh (Shutterstock)

SuaraKalbar.id - Melakukan aktivitas fisik seperti olahraga bisa sangat menyehatkan. Tapi jika tidak hati-hati, melakukan aktivitas fisik -- bahkan aktivitas biasa seperti jalan dan lari -- bisa saja menyebabkan cedera.

Lalu apa yang harus dilakukan saat mengalami atau melihat orang menderita cedera di depan mata?

Dikatakan dokter spesialis olahraga dr. Andi Nusawarta M.Kes Sp. OT (K), hal pertama yang bisa dilakukan adalah segera memproteksi orang yang mengalami cedera dengan membawanya ke tempat yang aman.

"Cepat-cepat lakukan proteksi diri, pindahkan ke lokasi aman kemudian istirahatkan," kata Andi dalam webinar rumah sakit Pondok Indah beberala waktu lalu.

Baca Juga:Tak Perlu Panik, Ini Cara Pertolongan Pertama Saat Alami Alergi Obat

Setelah istirahat, pertolongan pertama bisa diberikan kepada orang yang mengalami cedera -- misal lutut -- adalah memasang bidai atau pemberat di setiap sisi bagian yang cedera. Tujuannya agar lutut atau bagian yang cedera tidak banyak bergerak.

"Dengan mengistirahatkan, memasang bidai, otomatis cedera tidak akan bertambah dan pasien tidak akan nyeri karena posisi sudah stabil," ucapnya.

Setelah itu, luka bisa dikompres dengan air es selama lima menit. Kata Andi, cara itu sangat membantu untuk menghilangkan bengkak dan menurunkan risiko peradangan.

Jika ada perban, luka cedera boleh dibalut dengan perban. Tindakan kompresi tersebut, lanjut Andi, akan menekan bengkak makin membesar. Tapi ia mengingatkan jangan mengikat perban yang digunakan.

"Justru bahaya, cukup dibalut aja. Lalu posisi kaki ditinggikan sehingga aliran darah akan baik dan itu akan mengurangi cedera dan bengkak cepat berkurang," paparnya.

Baca Juga:Pertolongan Pertama Saat Sakit Pinggang, Jangan Sembarang Bergerak!

Jangan dioleskan atau tempelkan apa pun area yang cedera dengan krim yang bersifat panas, tegas Andi. Sebab hal itu justru bisa menambah bengkak pada area yang cedera. Jika kondisi tidak kunjung membaik, disarankan untuk tidak menunda pergi ke dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini