SuaraKalbar.id - Ricky Ashary gagal menghilangkan jejak pembunuhannya terhadap seorang gadis cantik berkulit putih, FS di kandang buaya. Sebab mayat FS yang dibuang Ricky nyangkut tidak sampai dimakan buaya.
Ricky membunuh FS dengan cara menjerat leher dengan seutas tali. Selanjutnya membuang mayat korban ke kolam penangkaran buaya.
"Makanya kemarin saya bilang, tidak ada kejahatan yang sempurna. Tujuan pelaku melakukan aksinya di sana dan membuang mayat ke kolam untuk menghilangkan jejak. Dia berpikir mayat akan dimakan buaya, tapi nyatanya nyangkut dan ditemukan warga," Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning kepada Suara.com, Senin kemarin.
Belakangan terungkap pembunuhan itu dilakukan karena FS mengancam membongkar kelakuan Ricky Ashary.
Baca Juga:Tewas di Kandang Buaya, Gadis FS Dibunuh Mau Bongkar Kelakuan Ricky Ashary
![Ilustrasi Pembunuhan. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/10/26/23173-ilustrasi-pembunuhan.jpg)
FS dan Ricky Ashary saling kenal, tapi tak jelas hubungan mereka. Hanya saja yang pasti, sebelum FS dibunuh, dia berhubungan seks dengan Ricky Ashary yang merupakan pembunuhnya.
"Korban mengancam pelaku agar memenuhi permintaannya. Karena pelaku merasa terancam, pelaku pun merencanakan pembunuhan," kata AKBP Edy Setyanto Erning.
Edy cerita sebelum pembunuhan terjadi. FS dan Ricky janjian bersama di sekitar RSUD Abdul Rivai Berau. Di sana Ricky menggunakan mobil. Sementara FS mengendarai motor.
Begitu mereka bertemu, motor FS dititip di rumah sakit. Mereka pun jalan.
Sejurus kemudian, Ricky pergi dengan FS naik Kijang Innova. Lalu mereka pergi ke suatu tempat dan melakukan hubungan badan di mobil.
Baca Juga:Gadis Cantik FS ML dengan Pembunuh Lalu Dihabisi, Dibuang ke Kandang Buaya
Habis itu mereka karaoke di Berau. Mereka pun menenggak miras di karaoke itu.
- 1
- 2