Kapolres mengungkapkan modus pelaku berpura-pura belanja dengan menggunakan uang palsu tersebut
"Sedangkan motifnya karena kebutuhan ekonomi," ungkapnya.
Lebih lanjut, Prasetiyo Adhi Wibowo mengimbau kepada masyarakat Kota Singkawang yang mungkin pernah mendapatkan bahkan menjadi korban peredaran uang palsu ini untuk bisa datang ke Mapolres Singkawang sehingga bisa dilakukan konfrontir dengan tersangka.
"Dengan begitu akan bisa jelas sesuai dengan pengakuannya apakah baru sekali itu tersangka melakukan peredaran uang palsu atau sesuai dengan banyaknya warga yang memposting ke media sosialnya karena telah menjadi korban dari peredaran uang palsu tersebut," pungkasnya. (Antara)
Baca Juga:Zona Oranye, Kasus Covid-19 di Singkawang Kembali Bertambah