SuaraKalbar.id - Merintis usaha di bidang kuliner bukan hal yang mudah, butuh kesabaran serta ketekunan untuk mencapai sukses. Seperti misalnya kisah menyentuh hati penjual nasi lauk berikut ini.
Ketika menjalankan usaha, penjual nasi lauk ini mengaku sering dibully oleh banyak orang termasuk sanak saudaranya. Tapi, cibiran tersebut hanya dianggapnya angin lalu.
Tak patah semangat, dengan gigih penjual nasi lauk tersebut bangkit dan berusaha semaksimal mungkin demi membuat produk yang memuaskan pelanggan.
Cerita tersebut ia bagikan melalui akun TikTok @angelladumais. Angela menceritakan bagaimana awal usaha nasi dan lauk pauknya dengan nama Nasi Toel terbentuk.
Baca Juga:Ditinggal Ibunya Mandi, Balita Pesan Makanan Pakai HP, Habis Jutaan Rupiah
Usaha kuliner Angela hanya berawal dari garasi rumah tanpa peralatan khusus. Ia juga mengakui pengetahuan kulinernya saat itu masih terbatas.

Selama awal membangun usaha, ia kerap diremehkan tetangga bahkan saudara. Banyak saudara Angella yang menganggap dirinya tak mampu membangun usaha kuliner.
Dulu ia kerap mendapat komplain yang tak mengenakkan soal makanan yang ia jual. Akhirnya, di tahun 2012 Angella mulai belajar soal kuliner lebih dalam lagi.
Di tahun 2013, penjualan mulai meningkat. Nasi yang ia jual bisa mencapai 100 kotak per hari. Selanjutnya penjualan terus meningkat hingga minimal mencapai 300 porsi sehari.
"Jangan menyerah dengan mimpimu dan kerjakan itu," tulis Angela dalam video singkatnya.
Baca Juga:Tak Mau Rugi, Keluarga Ini Selalu Coba Semua Menu saat Sarapan di Hotel
Kisah inspiratid Angella begitu menyentuh hati warganet. Video tersebut lantas dibanjiri komentar.
- 1
- 2