Sering Belanja di Malaysia? Ini Barang Elektronik yang Bisa Dibawa Masuk lewat Entikong Tanpa Biaya

Warga perbatasan dan pelancong yang sering berbelanja di Malaysia perlu memahami aturan barang bawaan saat masuk Indonesia melalui Entikong.

Tasmalinda
Senin, 01 Juni 2026 | 22:16 WIB
Sering Belanja di Malaysia? Ini Barang Elektronik yang Bisa Dibawa Masuk lewat Entikong Tanpa Biaya
Sering belanja di Malaysia? ini barang elektronik yang bisa dibawa masuk lewat entikong tanpa biaya.
Baca 10 detik
  • Warga Kalimantan Barat sering berbelanja barang elektronik di Malaysia dan melintasi PLBN Entikong saat kembali ke Indonesia.
  • Barang elektronik untuk keperluan pribadi penumpang mendapatkan fasilitas kepabeanan sesuai ketentuan yang berlaku saat proses pemeriksaan berlangsung.
  • Petugas Bea Cukai memeriksa barang bawaan guna memastikan jumlah barang sesuai kebutuhan pribadi dan bukan untuk tujuan perdagangan.

SuaraKalbar.id - Bagi warga Kalimantan Barat, khususnya yang tinggal di wilayah perbatasan, berbelanja ke Malaysia bukan lagi hal yang asing. Kota-kota seperti Kuching dan Serian kerap menjadi tujuan untuk membeli berbagai kebutuhan, mulai dari pakaian, makanan, hingga barang elektronik.

Namun, masih banyak masyarakat yang bingung mengenai aturan membawa barang elektronik dari Malaysia saat kembali ke Indonesia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.

Tak sedikit yang khawatir barang yang dibeli akan dikenakan biaya tambahan atau bahkan tertahan saat pemeriksaan Bea Cukai.

Padahal, tidak semua barang elektronik yang dibawa dari Malaysia otomatis dikenakan pungutan.

Baca Juga:Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati

Barang Bawaan Pribadi Masih Mendapat Fasilitas

Secara umum, barang yang dibawa penumpang untuk keperluan pribadi masih mendapatkan fasilitas sesuai ketentuan kepabeanan yang berlaku.

Misalnya telepon seluler, laptop, kamera, atau perangkat elektronik lain yang digunakan untuk kebutuhan pribadi selama perjalanan.

Karena itu, masyarakat perlu memahami perbedaan antara barang untuk penggunaan pribadi dan barang yang dibawa dalam jumlah banyak untuk tujuan perdagangan.

Jika barang yang dibawa masih dalam batas kewajaran dan digunakan sendiri, proses pemeriksaan biasanya akan lebih mudah dibandingkan barang yang jumlahnya tidak wajar atau masih dalam kemasan banyak.

Baca Juga:Mumpung Ringgit Lagi Turun? Ini 6 Tips Belanja Barang Branded Malaysia via Entikong

Mengapa Banyak Barang Elektronik Diperiksa?

Pemeriksaan bukan berarti masyarakat pasti melakukan pelanggaran.

Petugas Bea Cukai memiliki kewajiban memastikan barang yang masuk ke Indonesia sesuai dengan aturan yang berlaku.

Terutama untuk barang elektronik yang memiliki nilai ekonomi tinggi seperti telepon genggam, tablet, laptop, jam tangan pintar, kamera digital, hingga perangkat permainan elektronik.

Apabila jumlah barang yang dibawa dinilai berlebihan atau tidak sesuai dengan profil perjalanan, petugas dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Jangan Tergiur Membawa Banyak Barang Titipan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak