Anak-Istri Anggota TNI AU Korban Sriwijaya Air Jatuh, Nenek Tak Bisa Tidur

Pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 16.00 WIB, Nanik berhasil menghubungi menantunya, yang menerima panggilan telepon sambil menangis.

Pebriansyah Ariefana
Minggu, 10 Januari 2021 | 13:59 WIB
Anak-Istri Anggota TNI AU Korban Sriwijaya Air Jatuh, Nenek Tak Bisa Tidur
Ibu dari penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak menujukkan foto anak dan cucunya di Kediri, Jawa Timur, Minggu (10/1/2021). (ANTARA/Ach)

Nanik sempat menanyakan jadwal keberangkatan pesawat yang ditumpangi oleh anaknya. Setelah menurut jadwal anaknya sampai di Pontianak, dia berusaha menghubungi anaknya namun gagal tersambung.

Pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 16.00 WIB, Nanik berhasil menghubungi menantunya, yang menerima panggilan telepon sambil menangis.

"Jam 16.00 WIB saya telepon suaminya, karena kan posisi di bandara mau menjemput anak dan istri. Tapi suaminya menerima telepon sambil menangis, saya tanya ada apa, dan dijawab pesawatnya hilang kontak," kata dia.

Nanik pun langsung memantau siaran berita di televisi mengenai pesawat Sriwijaya Air dan pada waktu Magrib televisi menyiarkan bahwa pesawat Sriwijaya Air SJ-182 hilang kontak.

Baca Juga:Hilang Kontak, Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Masih Dicari

Di rumahnya di Pare, Nanik berdoa sambil menunggu kabar mengenai penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor register PK-CLC SJ 182 yang menerbangi rute Jakarta-Pontianak lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.36 WIB.
Keberangkatan pesawat itu tertunda dari jadwal semula pukul 13.35 WIB karena faktor cuaca.

Pesawat Boeing 737-500 yang membawa 50 penumpang dan 12 kru itu dilaporkan hilang kontak pada Sabtu pukul 14.40 WIB di posisi 11 mil laut di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini