Asli! Ini Video Sesaat Sebelum Sriwijaya Air SJ182 Jatuh, Hujan Deras

Sri Wahyuni tak kuasa menahan tangis saat menunjukkan rekaman terakhir detik-detik sebelum pesawat Sriwijaya Air SJ-182 lepas landas di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara
Kamis, 14 Januari 2021 | 06:30 WIB
Asli! Ini Video Sesaat Sebelum Sriwijaya Air SJ182 Jatuh, Hujan Deras
Video suasana sebelum pesawat Sriwijaya Air SJ-182 lepas landas (YouTube/tvonenews)

SuaraKalbar.id - Sebuah video sesaat sebelum Sriwijaya Air jatuh diungkap anak korban kecelakaan pesawat tersebut. Dia adalah Sri Wahyuni (18), anak Rusni (44) beserta ayah, Supianto (37). 

Rusni dan Supianto korban Sriwijaya Air jatuh. Begitu juga adiknya, Adiba. Sri Wahyuni tak kuasa menahan tangis saat menunjukkan rekaman terakhir detik-detik sebelum pesawat Sriwijaya Air SJ-182 lepas landas di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Sabtu (9/1/2021).

Ibu Sri Wahyuni, Rusni (44) beserta ayah, Supianto (37) dan adiknya Adiba Dania (2) menjadi korban pesawat jatuh Sriwijaya Air SJ182 di Kepulauan Seribu.

Sesaat sebelum pesawat lepas landas, sang ibunda sempat menghubunginya dan menanyakan kabar Sri Wahyuni.

Baca Juga:Lion Air dan Garuda Indonesia Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

Sang ibu juga mengirimkan video momen saat ia sudah berada di dalam pesawat. Video tersebut dikirimkan kepada Sri yang berada di kediamannya di Desa Wattang Pulu, Pinrang, Sulawesi Selatan.

"Dia cuma bilang 'halo anakku, anakku', tapi langsung menghubungkan ulang (panggilan langsung terputus). Entah karena kuota habis atau jaringan jelek," kata Sri dikutip dari tvOneNews, Rabu (13/1/2021).

Video suasana sebelum pesawat Sriwijaya Air SJ-182 lepas landas (YouTube/tvonenews)
Video suasana sebelum pesawat Sriwijaya Air SJ-182 lepas landas (YouTube/tvonenews)

Sri mencoba menghubungi sang ibunda kembali, namun nomor sang ibu tak dapat dihubungi hingga detik ini.

Dalam video yang dikirimkan oleh sang ibu, tampak cuaca bandara saat itu hujan gerimis.

Awan pekat terlihat menutupi langit sekitar bandara sore itu.

Baca Juga:Apa Mungkin Sriwijaya Air SJ182 Sengaja Dibajak? Ini Kata Kapten Vincent

Sri tak menyangka telepon dari sang ibu saat itu menjadi telepon terakhir dari ibunda.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini