facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bupati Kayong Utara Tak Bisa Divaksin Covid-19, Ini Sebabnya

Husna Rahmayunita Jum'at, 29 Januari 2021 | 15:27 WIB

Bupati Kayong Utara Tak Bisa Divaksin Covid-19, Ini Sebabnya
Bupati Kayong Utara, Citra Duani. (Antara/Dedi)

Citra Duani meminta maaf.

SuaraKalbar.id - Sejumlah daerah di Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19, salah satunya di Kabupaten Kayong Utara.

Vaksinasi Covid-19 di Kayong Utara dilakukan di halaman Kantor Bupati Kayong Utara, Sukadana, Kamis (28/1) pagi.

Namun Bupati Kayong Utara Citra Duani tidak ikut divaksin Covid-19. Alasannya, karena punya penyakit bawaan (komorbid).

"Saya memiliki penyakit bawaan, polip, gangguan usus, gangguan fungsi hati. Maka dari pada ragu-ragu kita sehatkan dulu diri kita," ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Tinjau Vaksinasi Massal di UGM, Menkes Budi Gunadi Bicara Soal Zombie

Oleh sebabnya, Citra Duani menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

"Maka dari itu saya mohon maaf namun untuk yang masih segar-segar, sehat-sehat, itu merupakan salah satu sasaran dari pada vaksin ini," ungkapnya.

Dia lantas merinci golongan yang tidak bisa divaksin Covid-19. Terkait hal ini, Citra mengimbau agar dapat disosialisasikan.

Vaksinator memindahkan vaksin COVID-19 Sinovac ke dalam alat penyuntik sebelum disuntikkan ke tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Vaksinator memindahkan vaksin COVID-19 Sinovac ke dalam alat penyuntik sebelum disuntikkan ke tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Ibu-ibu hamil, jantung, diabet, termaksud penyakit dalam yang dirasakan bersangkutan belum memungkinkan. Maka kita khususkan yang tidak memikii penyakit bawaan dan hal ini tentunya harus di sosilisasikan kepada masyarakat, apa lagi usia 60 ke atas tidak dilakukan vaksinasi," tambahnya.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, kata dia, tentunya turut melibatkan DPRD, Kapolres, L.O Dandim dan semua pihak yang terlibat. Termaksud dalam halnya untuk mensosialisasikan terkait vaksin Covid-19 ini.

Baca Juga: Menkes Sebut Libur Panjang Sumbang 40 Persen Penambahan Kasus COVID-19

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait