alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Daftar Wali Kota Pontianak dari Zaman Kemerdekaan sampai Sekarang

Pebriansyah Ariefana Selasa, 02 Maret 2021 | 18:36 WIB

Daftar Wali Kota Pontianak dari Zaman Kemerdekaan sampai Sekarang
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. (Antara/HO)

Kota Pontianak adalah ibu kota provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Kota ini dikenal sebagai Kota Khatulistiwa karena dilalui garis khatulistiwa.

SuaraKalbar.id - Daftar wali kota Pontianak ada 13 orang sampai saat ini. Ke-13 Wali Kota Pontianak itu memerintah sejak tahun 1947.

Kota Pontianak adalah ibu kota provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Kota ini dikenal sebagai Kota Khatulistiwa karena dilalui garis khatulistiwa.

Di utara Kota Pontianak, tepatnya Siantan, terdapat Tugu Khatulistiwa yang dibangun pada tempat yang dilalui garis khatulistiwa.

Selain itu, Kota Pontianak dilalui oleh Sungai Kapuas dan Sungai Landak. Kedua sungai itu diabadikan dalam lambang Kota Pontianak.

Baca Juga: Profil Kalimantan Barat, Lengkap dengan Daftar Kabupaten dan Kotanya

Kota ini memiliki luas wilayah 107,82 km2, dan penduduk tahun 2019 berjumlah 646.661 jiwa.[1] Kota Pontianak memiliki beberapa julukan, seperti Kota Khatulistiwa, Kota Seribu Parit dan Pontianak Kota Bersinar.

Berikut daftar Wali Kota Pontianak:

  • R. Soepardan 1947-1948
  • Ads. Hidayat 1948-1950
  • Ny. Rohana Muthalib 1950-1953
  • Soemartoyo 1953-1957
  • A. Muis Amin 1957-1967
  • Siswoyo 1967-1973
  • Muhammad Barir 1973-1978
  • T.B. Hisny Halir 1978-1983
  • H. A. Majid Hasan 1983-1993
  • R.A. Siregar, S.Sos 1993-1999
  • dr. H. Buchary A 1999-2009
  • Sutarmidji 2009-2018
  • Ir. H. Edi Rusdi Kamtono 2018-sekarang

Sejarah Kota Pontianak

Sejarah Kota Pontianak berawal dari kesultanan. Kota Pontianak berawal dari rombongan Syarif Abdurrahman Alkadrie membuka hutan di persimpangan tiga Sungai Landak Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Kapuas untuk mendirikan balai dan rumah sebagai tempat tinggal dan tempat tersebut diberi nama Pontianak. Kedatangannya pada 23 Oktober 1771.

Berkat kepemimpinan Syarif Abdurrahman Alkadrie, Kota Pontianak berkembang menjadi kota Perdagangan dan Pelabuhan.

Baca Juga: Sutarmidji Klaim Pemekaran Kapuas Raya Sudah Siap, Tinggal Tunggu Pusat

Lalu Syarif Abdurrahman Alkadrie dinobatkan sebagai Sultan Pontianak Pertama. Letak pusat pemerintahan ditandai dengan berdirinya Mesjid Raya Sultan Abdurrahman Alkadrie dan Istana Kadariah, yang sekarang terletak di Kelurahan Dalam Bugis Kecamatan Pontianak Timur.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait