DBKL melaksanakan tindakan penegakan hukum dengan menerbitkan pemberitahuan majemuk berdasarkan UUK 3 (1), Anggaran Rumah Tangga Perizinan Usaha dan Perdagangan Industri (WPKL) 2016.
Buntut dari penggerebekan itu, tempat pijat yang menawarkan jasa seks sesama jenis di Negeri Jiran tersebut ditutup.