SuaraKalbar.id - Bulan Ramadan merupakan waktu yang penuh berkah, di mana umat Muslim berlomba-lomba melakukan amal saleh untuk meraih pahala berlipat ganda.
Ketika Ramadan memasuki malam-malam terakhir, terutama pada malam ke-29, keutamaannya semakin besar.
Malam-malam ini menjadi momen spesial karena diyakini sebagai kesempatan terakhir untuk meraih ampunan, rahmat, dan keberkahan.
1. Keutamaan Malam Terakhir Ramadan
Malam-malam terakhir Ramadan memiliki keutamaan yang sangat istimewa.
Pada masa ini, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak doa.
Rasulullah ﷺ sangat menekankan pentingnya beribadah secara maksimal di sepuluh malam terakhir Ramadan.
Dalam hadis riwayat Aisyah radhiyallahu anha, disebutkan:
“Rasulullah bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh malam terakhir melebihi kesungguhan beliau di malam-malam lainnya.” (HR. Muslim)
Malam ke-29 termasuk dalam malam-malam ganjil yang memiliki kemungkinan besar sebagai Lailatul Qadar, malam yang lebih mulia daripada seribu bulan.
2. Hubungan Malam ke-29 dengan Lailatul Qadar
Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Allah SWT berfirman: