“Keesokan harinya, hingga detik ini, beban aku hilang, hidup rasanya sangat enteng, bahkan aku lupa rasa depresi. Tuhan angkat semua kesedihan, keterpurukan. Aku merasa aku seperti orang baru, selama ini aku menyalahkan Tuhan, Tuhan kenapa gini kenapa gitu. Aku tidak bisa bersyukur karena menurut aku kenapa aku harus bersyukur? Tuhan jahat banget udah ambil adik aku,” tuturnya.
![Marco Panari dan Angela Gilsha [Instagram/@marc0panari]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/01/31/12237-marco-panari-dan-angela-gilsha-instagramatmarc0panari.jpg)
Kini, wanita blasteran Indo-Italia itu sudah berlapang dada menerima semua peristiwa yang terjadi dalam kehidupannya.
“Sekarang justru sebaliknya, aku sudah bisa menerima, sudah bisa mengerti maksud Tuhan di balik semua yang terjadi, dan alhasil, aku bisa bahagia lagi,” ujar Angela.
Di akhir curhatannya, Angela Gilsha berpesan kepada pubilik untuk senantiasa bersungguh-sungguh ketika beribadah. Se
Baca Juga:Sempat Alami Depresi, Michelle Obama Kasih Tips untuk Mengatasinya
“Inti dari cerita aku, bagaimana caramu beribadah dan komunikasi sama Tuhan, lakukanlah dengan sungguh sungguh, lakukanlah dengan tulus dan penuh hati karena Tuhan adalah maha pendengar,” pungkas Angela Gilsha.
Catatan Redaksi : Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.