Gangguan Pendengaran di Masa Tua Bisa Dicegah sejak Masih Muda, Ini Penjelasannya

Sebuah studi menyebutkan bahwa gangguan pendengaran pada orang tua bisa dicegah saat mereka masih muda

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Minggu, 06 Juni 2021 | 11:58 WIB
Gangguan Pendengaran di Masa Tua Bisa Dicegah sejak Masih Muda, Ini Penjelasannya
Ilustrasi telinga. (Shutterstock)

SuaraKalbar.id - Gangguan pendengaran bisa menjadi masalah dalam kehidupan sehari-hari. Terdapat sebuah penelitian yang sebelumnya menunjukkan bahwa orang dengan gangguan pendengaran cenderung mengalami buruknya prestasi pendidikan, tingkat pengangguran tinggi, dan pendapatan keluarga tahunan lebih rendah.

Mereka juga cenderung lebih punya kondisi kesehatan jangka panjang dan beban penyakit yang lebih tinggi ketimbang orang tanpa gangguan pendengaran.

Baru-baru ini, sebuah studi pemodelan terbaru oleh University of Manchester, Inggris, memberi tahu cara mencegah gangguan pendengaran pada orang tua, yaitu berupaya mengatasi ketidaksetaraan sosial ekonomi yang terjadi saat mereka masih muda.

Berdasarkan studi ini, kondisi itu berdampak pada sekitar 466 juta orang di dunia yang menderita gangguan pendengaran di mana sebagian besar memengaruhi orang tua.

Baca Juga:Orang Tua Berperan Penting dalam Pencegahan Penularan COVID-19 pada Anak-anak

Ilustrasi telinga gatal. (Shutterstock)
Ilustrasi telinga gatal. (Shutterstock)

"Penurunan pendengaran adalah proses seumur hidup, tapi bukan akibat penuaan yang tak dapat dihindari. Memahami proses ini merupakan langkah penting dalam mengatasi beban global gangguan pendengaran," ujar pemimpin studi Dalia Tsimpida, dilansir dari Medical Xpress.

Tsimpida melanjutkan, fokus studinya tak cuma orang tua, tetapi pada faktor-faktor yang berdampak di awal kehidupan orang-orang. Jika diubah, faktor-faktor ini bisa mengurangi kasus gangguan pendengaran.

"Pendekatan dalam kesehatan pendengaran ini bisa mengarah pada pengembangan intervensi dan strategi kesehatan masyarakat yang tepat serta dapat mempunyai implikasi kebijakan dan praktik kesehatan signifikan," terangnya.

Sementara itu, ini merupakan studi pertama yang meneliti mekanisme dan menjelaskan hubungan antara ketidaksetaraan sosial ekonomi dan kesehatan pendengaran selama seumur hidup.

Baca Juga:Jadwal PPDB DKI Jakarta 2021 Terlengkap untuk Jalur Zonasi, Prestasi hingga Anak Guru

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak