SuaraKalbar.id - Istana buka suara soal Jokowi King of Lip Service. King of Lip Service disematkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia.
Jokowi King of Lip Service pun jadi sorotan publik setelah diunggah dalam akun @BEMUI_Official. Setelah itu, BEM UI dipanggil rektor mereka saat hari libur dan media perpesanan mereka pun diretas.
Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman enggan berkomentar banyak terkait hal tersebut.
Dia hanya mengunggah sebuah cuitan melalui media sosial Twitter yang menyatakan bahwa segala aktivitas kemahasiswaan menjadi tanggung jawab pimpinan Universitas Indonesia.
Baca Juga:Tak Cuma BEM UI, BEM UGM Duluan Sindir Jokowi: Bapak Presiden Orde "Paling" Baru
“Segala aktivitas kemahasiswaan di Universitas Indonesia termasuk BEM UI menjadi tanggungjawab Pimpinan Universitas Indonesia ~ #BungFADJROEL @univ_indonesia,” cuitnya dilansir Solopos.com melalui akun Twitter @fadjroel, Minggu kemarin.

BEM Universitas Indonesia belakangan ini kembali jadi sorotan dan perhatian. Musababnya BEM UI menjuluki Jokowi sebagai King of Lip Service.
Julukan bernada sindiran itu mundul dalam postingan akun media sosial Badan Eksekutif Mahasiswa UI tersebut.
BEM UI mengkritik beberapa sikap Presiden Jokowi dalam berbagai kasus yang lain di mulut lain di aksi. Jokowi kerap obral janji manis saja.
Dalam cuitannya akun BEM UI menuliskan Jokowi in kerap ngobral janji manis kepada rakyat tapi faktanya tak sesuai dengan janji manisnya.
Baca Juga:BEM UI Kritik Pemerintah, Cholil Nafis: Nakal Sedikit Biarin Aja, Tanda Mahasiswa Cerdas
Semua mengindikasikan perkataan yang dilontarkan tidak lebih dari sekadar bentuk ‘lip service’ semata.
- 1
- 2