alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Antusiasme Warga Perbatasan Dikenalkan Kegiatan Baru saat Pandemi

Husna Rahmayunita Jum'at, 23 Juli 2021 | 10:19 WIB

Antusiasme Warga Perbatasan Dikenalkan Kegiatan Baru saat Pandemi
Ilustrasi warga Perbatasan- Warga di Dusun Geruguk di perbatasan RI-Malaysia golput karena wilayahnya belum dialiri listrik. (Antara/ist)

Warga berjanji memanfaatkan mesin yang diberikan.

SuaraKalbar.id - Sebuah kegiatan baru dikenalkan kepada warga perbatasan di tengah pandemi Covid-19 yang hingga kekinian belum mereda.

Anggota TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY mengenalkannya kepada warga. Kegiatan itu tak lain adalah cara beternak ayam dengan inseminasi.

Warga di Perbatasan RI-PNG (Papua Nugini) tepatnya di Kampung Wonorejo Pir IV, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua pun antusias mengikuti penyuluhan inseminasi buatan tersebut.

"Penyuluhan beternak ayam yang digelar anggota Pos Kotis tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat tentang cara berternak unggas dengan hasil yang maksimal," ungkap Komandan Satgas Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan resminya, Jumat (23/7/2021) seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Bisakah Hamil Tanpa Hubungan Badan? Ini Penjelasannya

Ia menyebut inseminasi buatan atau kawin suntik adalah teknik mengawinkan secara buatan dengan memasukkan sperma ayam jantan yang telah diencerkan dengan NaCl (Natrium Klorida) fisiologis ke dalam saluran reproduksi ayam betina yang sedang berproduksi, sehingga ayam betina dapat bertelur dengan bantuan manusia.

Dengan cara kawin suntik buatan yang telah diajarkan, menurut Dansatgas, diharapkan hasil ternak ayam milik warga akan lebih maksimal.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyuntikkan sperma atau inseminasi buatan ke hewan ternak di Kelompok Ternak sapi Sidodadi, Krajan, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, Senin (5/4/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)
Ilustrasi penyuntikan inseminasi buatan- Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyuntikkan sperma atau inseminasi buatan ke hewan ternak di Kelompok Ternak sapi Sidodadi, Krajan, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, Senin (5/4/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Selain memberikan penyuluhan, pihaknya juga menyerahkan mesin penetas telur otomatis kepada warga.

"Tidak hanya mengajarkan kawin suntik saja, kami juga mengajarkan cara penggunaan mesin penetas telur otomatis yang dirakit oleh anggota kami sendiri dan memberikan mesin tersebut kepada warga kampung Wonorejo," tambah Letkol Taufik.

Penyerahan mesin penetas telur otomatis tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil ternak ayam dimiliki oleh warga, sehingga nantinya hasil ternak dapat membantu meningkatkan perekonomian warga Kampung Wonorejo.

Baca Juga: Tingkatkan Produksi Sapi dengan Program Inseminasi Buatan

"Masyarakat yang hadir dalam kegiatan penyuluhan tersebut sangat antusias ketika mendengarkan penjelasan tentang cara kawin suntik pada ternak ayam dan penggunaan mesin penetas telur otomatis," sambungnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait