Goreng Isu PKI, Gatot Nurmantyo Dicolek Istana: Tidak Terlalu Arif dari Seorang Pak Gatot

Hal itu dikatakan Tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin. Ngabalin mengatakan ke Gatot, isu PKI itu sudah nggak laku untuk jualan politik.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 30 September 2021 | 11:18 WIB
Goreng Isu PKI, Gatot Nurmantyo Dicolek Istana: Tidak Terlalu Arif dari Seorang Pak Gatot
Gatot Nurmantyo Sebut Pembuatan UU Cipta Kerja Omnibus Law Seperti Siluman (YouTube Refly Harun Official).

SuaraKalbar.id - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dinilai Istana tidak pantas melempar isu kebangkitan komunis di tubuh TNI bertepatan dengan peringatan G30SPKI atau G30SPKI. Istana menilai itu tanpa dasar.

Hal itu dikatakan Tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin. Ngabalin mengatakan ke Gatot, isu PKI itu sudah nggak laku untuk jualan politik.

Ngabalin nasehati Gatot supaya percaya kata-katanya. Ngabalin mengajak Gatot dari pada koar-koar soal indikasi komunis menyusup ke TNI, lebih baik mantan Panglima TNI itu masuk politik saja. Sampaikan gagasan pembangunan bangsa.

Tenaga ahli utama KSP itu mengomentari Gatot soal komunis menyusup ke TNI. Bukti yang disampaikan Gatot adalah tiga patung jenderal penumpas G30S PKI hilang dari museum Kostrad.

Baca Juga:G30 S PKI Trending di Twitter, Warganet: Kita Tundukkan Kepala Sambil Berdoa

“Kalau itu yang diangkat di ruang publik, itu menurut saya tidak terlalu arif dari seorang pak Gatot ya,” katanya dikutip Hops (jaringan Suara.com), Kamis 30 September 2021.

Ngabalin mengatakan dia sih paham apa motif Gatot melempar isu PKI. Sebab bukan pertama kali ini saja kan Gatot melempar isu tersebut.

“Kalau seorang Gatot menggunakan diksi, narasi melempar isu yang mengacaukan ruang publik itu, bagi kita-kita ini ngerti apa kepentingan politik sesaat, kepentingan mengumpulkan banyak orang dengan isu sampah, itu biasa,” kata Ngabalin.

Daripada koar-koar soal isu komunis menyusup ke TNI yang belum kuat indikasinya, Ngabalin menyarankan sebaiknya Gatot masuk partai politik sajalah, biar gagasannya soal pembangunan bangsa bisa disalurkan ke lewat parpol.

“Monggo mas Gatot masuk parpol saja. (Isu komunis menyusup TNI) itu tak terlalu menarik lagi bapak. Kalau bapak pakai istilah itu, rakyat sudah tidak percaya dengan ucapan itu bapak. Bapak harus percaya deh kata-kata saya,” kata Ngabalin berpesan ke Gatot.

Baca Juga:Kisah Kelam G30S PKI di Sumut, Prahara Politik Berujung Pembantaian Massal

Sebelumnya, Gatot Nurmantyo menyebut ada indikasi penyusup berpaham PKI masuk ke tubuh TNI. Pernyataan itu disampaikan Gatot menyusul dugaan hilangnya diorama sejumlah tokoh penupasan G30S PKI di Museum Dharma Bhakti Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) di kawasan Gambir Jakarta Pusat.

Mantan Panglima Kostrad itu menampilkan sebuah video pendek yang menggambarkan hilangnya sejumlah bukti-bukti penumpasan G30S/PKI di Museum Dharma Bhakti Markas Kostrad.

“Bukti nyata jurang kehancuran itu adalah persis di depan mata, baru saja terjadi adalah Museum Kostrad, betapa diorama yang ada di Makostrad, dalam Makostrad ada bangunan, bangunan itu adalah kantor tempatnya Pak Harto (Soeharto) dulu, di situ direncanakan gimana mengatasi pemberontakan G30SPKI di mana Pak Harto sedang memberikan petunjuk ke Pak Sarwo Edhie sebagai Komandan Resimen Parako dibantu oleh KKO,” ungkap Gatot pada acara webinar yang berjudul ‘TNI Vs PKI’, dikutip Hops pada Senin, 27 September 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak