Diusir Massa Aksi Kamisan di Semarang, Moeldoko Bilang Begini

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko diusir oleh peserta Seruan Aksi Kamisan di Semarang, Kamis (18/11/2021).

Riki Chandra
Jum'at, 19 November 2021 | 13:59 WIB
Diusir Massa Aksi Kamisan di Semarang, Moeldoko Bilang Begini
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko hadir di tengah Aksi Kamisan di Kota Semarang, Kamis 18 November 2021 [SuaraSulsel.id/KSP]

SuaraKalbar.id - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko diusir oleh peserta Seruan Aksi Kamisan di Semarang, Kamis (18/11/2021). Dia diusir karena dianggap bagian dari pelanggar HAM masa lalu, namun diundang dalam acara Festival HAM yang digelar oleh Komnas HAM RI.

Menurut Moeldoko, pemerintah tidak alergi dengan masalah-masalah hak asasi manusia (HAM). Ia justru mengklaim kalau pemerintah peduli akan penyelesaian persoalan HAM.

"Saya ingin juga menegaskan bahwa pemerintah sama sekali tidak menghindar dari persoalan HAM, tidak menutup mata dan telinga, tapi tetap memberi kepedulian untuk menyelesaikan persoalan-persoalan itu," kata Moeldoko, dikutip dari Suara.com, Jumat (19/11/2021).

"Pertanyaannya kenapa saya datang? Kan begitu. Itulah sebuah wujud. Kalau kami tidak peduli, kami tidak datang untuk melihat dan mendengarkan," sambungnya.

Baca Juga:Tidak Diterima di Aksi Kamisan Festival HAM, Ini Respon Moeldoko

Lagipula menurutnya, persoalan HAM itu bukan hanya sebatas masa lalu saja. Justru ia ingin menyampaikan kalau pemerintah hendak mengangkat berbagai inovasi dan inisiatif baru untuk menjaga dan memajukan tentang persoalan-persoalan HAM yang berkaitan dengan ekonomi, sosial budaya dan hak-hak sipil.

"Kita tidak hanya memikirkan persoalan masa lalu, tapi bagaimana kita menata persoalan-persoalan HAM masa depan yang semakin baik, beriringan dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah, baik dari sisi kebijakan maupun implementasinya. Itu sesungguhnya yang sedang dipikirkan dalam festival HAM itu," tuturnya.

Sebelumnya, puluhan orang memenuhi Taman Signature Kota Semarang. Mereka datang memenuhi Seruan Aksi Kamisan yang beredar melalui pesan instan sejak semalam.

Melalui pengeras suara, pengunjuk rasa meneriakkan tuntutan agar Festival HAM tidak diisi oleh pelanggar HAM.

Moeldoko yang baru selesai menjadi pembicara kunci dalam rangkaian Festival HAM itu, langsung menemui mereka.

Baca Juga:Diusir Massa Aksi Kamisan, Moeldoko: Pemerintah Peduli Selesaikan Persoalan HAM

Anehnya, para pengunjuk rasa malah menolak dan menyambut Kepala Staf Kepresidenan itu dengan teriakan, “Para pelanggar HAM tidak boleh bicara HAM,” Mereka juga menyuruh Moeldoko meninggalkan arena.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini