Kalbar Alami Inflasi 0,37 Persen Pada Desember 2021

Bijih, Kerak, dan Abu Logam (HS26); Lemak & Minyak Hewan atau Nabati (HS15); serta Bahan Kimia Anorganik (HS28) merupakan tiga golongan barang unggulan ekspor Kalimantan Barat

bella
Senin, 03 Januari 2022 | 22:40 WIB
Kalbar Alami Inflasi 0,37 Persen Pada Desember 2021
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Moh. Wahyu Yulianto (Dok: Istimewa)

SuaraKalbar.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), telah merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Perkembangan Indeks Harga Konsumen Desember 2021.

Kepala BPS Provinsi Kalbar Moh. Wahyu Yulianto, melalui keterangan tertulisnya mengungkapkan, terjadi inflasi sebesar 0,37 persen pada Desember 2021.

"Pada Desember 2021 di Kalimantan Barat (gabungan 3 kota) terjadi inflasi sebesar 0,37 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 107,96" terangnya, Senin (03/01/2021).

Adapun tingkat inflasi tahun kalender sampai dengan Desember 2021 sebesar 1,45 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Desember 2021 terhadap Desember 2020) sebesar 1,45 persen.

Adapun inflasi sebesar 0,37 persen itu, terjadi di Kota Pontianak sebesar 0,32 persen, Kota Singkawang 0,55 persen dan Kabupaten Sintang sebesar 0,50 persen.

Sedangkan untuk nilai ekspor Kalbar naik 9,07 persen dibanding Oktober 2021 yaitu dari US $ 207,27 juta menjadi US $ 226,06 juta.

"Bijih, Kerak, dan Abu Logam (HS26); Lemak & Minyak Hewan atau Nabati (HS15); serta Bahan Kimia Anorganik (HS28) merupakan tiga golongan barang unggulan ekspor Kalimantan Barat November 2021, yaitu masing-masing berkontribusi 35,58 persen, 32,04 persen, dan 19,64 persen" paoarnya.

Sedangkan tiga negara tujuan ekspor terbesar Kalbar pada November 2021 yakni Tiongkok, India, dan Islandia dengan dengan kontribusi sebesar US $ 176,46 juta atau 78,06 persen.

Namun, Wahyu mengungkapkan impor Kalbar pada November 2021 turun 0,39 persen dibanding Oktober 2021 yaitu dari US $ 22,97 juta turun menjadi US $ 22,88 juta.

"Bahan Bakar Mineral (HS27), Mesin-mesin atau Pesawat Mekanik (HS84), serta Karet dan Barang dari Karet (HS40) merupakan penyumbang impor terbesar Kalimantan Barat pada November 2021" katanya.

Ketiga golongan barang tersebut, lanjut Wahyu, menyumbang masing-masing 54,94 persen, 9,31 persen, dan 9,09 persen dengan kontribusi 73,34 persen.

"Neraca perdagangan Kalbar November 2021, surplus US $ 203,18 juta, sedangkan secara kumulatif Januari hingga November 2021 juga surplus US $ 1.377,09 juta. Neraca perdagangan November 2021 dibandingkan terhadap Oktober 2021, naik 10,24 persen," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini