Muncul Dukungan untuk Prabowo-Muhaimin, Politisi PKB: Kita Tidak Bisa Maju Sendiri, Elektoral Pak Prabowo Bagus

Duet Prabowo-Muhaimin tiba-tiba muncul dan dinilai cukup pas untuk menjadi capres-cawapres pada Pilpres 2024.

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah
Selasa, 01 Februari 2022 | 11:25 WIB
Muncul Dukungan untuk Prabowo-Muhaimin, Politisi PKB: Kita Tidak Bisa Maju Sendiri, Elektoral Pak Prabowo Bagus
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid. [Suara.com/Bagaskara]

SuaraKalbar.id - Bursa calon presiden, pun duet calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) terus bergulir seiring mendekati waktu kontestasi politik yang bakal digelar tahun 2024 mendatang. Menariknya di antara dukungan yang kini bermunculan, ada yang mendeklarasikan memilih opsi pasangan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar

Dukungan tersebut disampaikan sekelompok orang yang menamakan diri Barisan Prabowo-Muhaimin di Monumen Perjuangan Rakyat, Bandung, Jawa Barat. Kedua tokoh tersebut merepresentasikan tokoh elite partai politik dari golongan nasionalis dan Islam, yakni Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Menanggapi adanya dukungan tersebut, Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid menilai, jika banyak pihak yang memandang jika duet Prabowo-Muhaimin sebagai kombinasi pasangan capres dan cawapres yang ideal.

Walau muncul dukungan tersebut, ia mengemukakan tetap akan mendukung Muhaimin Iskandar untuk maju menjadi capres. Meski begitu, ia menyadari partainya tidak bisa memajukan figurnya sendiri tanpa adanya koalisi.

Baca Juga:Terbuka soal Usulan Berduet dengan Prabowo, Tapi PKB Tetap Ngotot Dorong Cak Imin Capres 2024

"Kita memang tidak bisa maju sendiri dan elektoral Pak Prabowo juga termasuk yang bagus. Banyak yang memandang kombinasi ini pasangan yang ideal untuk bisa mencapai kemenangan. Tapi kalau saya pribadi tetap berjuang Pak Muhaimin capres," kata Jazilul seperti dikutip dari Suara.com pada Selasa (1/2/2022).

Jazilul kemudian menjelaskan mengenai persyaratan awal untuk mencalonkan presiden, yakni harus memenuhi syarat presidential threshold minimal 20 persen.

Jika menilik aturan tersebut, ia beranggapan duet Prabowo-Muhaimin bisa memenuhinya karena jika kedua partai bergabung jumlahnya sudah berada di atas ambang minimal, yakni 22 persen lebih. Untuk diketahui pada Pemilu 2019, Partai Gerindra memperoleh 17.594.839 suara atau 12,57 persen, sedangkan PKB 13.570.097 suara atau 9,69 persen.

"Itu sudah lebih dari cukup untuk maju sebagai pasangan capres-cawapres," ujar Jazilul.

Selain presidnetial threshold, ia mengungkapkan, koalisi Gerindra dengan PKB cukup ideal karena basis partainya yang berbeda, yakni antara nasionalis dan religus.

Baca Juga:Anies Ungguli Ganjar di Survei Elektabilitas Capres Terbaru, Ada Nama Jokowi juga

Pun duet figur tersebut memiliki berlatar belakang militer-sipil dan dari kalangan tua-muda. Lantaran itu, Jazilul mengemukakan, keduanya akan lebih mudah untuk melakukan konsolidasi.

"Pak Muhaimin punya kultur pesantren dan NU, Pak Prabowo punya kultur militer, menurut saya komplit lah. Cuma saya pribadi masih berjuang agar Pak Muhaimin menjadi capres, RI 1. Tapi saya juga tidak menolak beberapa teman yang punya usulan karena pada ujungnya politik harus realistis juga," kata Jazilul.

Lebih lanjut mengenai usulan Prabowo-Muhaimin, Jazilul mengemukakan, belum ditanggapi lebih jauh lagi oleh masing-masing partai, karena masih sebatas usulan yang berupa aspirasi.

"Ya nggak ada salahnya kalau pasangan ini dimunculkan lebih dulu untuk jalan karena cukup koalisinya," ujar Jazilul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini