SuaraKalbar.id - Serangan yang dilancarkan Rusia terhadap Ukraina kian menjadi, bahkan rumah-rumah penduduk turut terkena dampak dari serangan misil yang dilancarkan Rusia ke kota tersebut.
Seorang mahasiswa di Institut Politeknik Kharkiv yang juga tinggal di kota Kharkiv, Yuriyovych Yurchenko (24) bercerita, mereka mendapatkan serangan yang nyaris tanpa jeda oleh Rusia.
"Kami terus-menerus dibombardir dengan sedikit jeda. Mereka mengebom rumah-rumah sipil secara acak untuk menimbulkan ketakutan," kata Volodymyr Yuriyovych Yurchenko (24 tahun) kepada ANTARA melalui aplikasi Telegram, Kamis (3/3/2022).
Menurut Yurchenko, para warga Ukraina di Kharkiv didorong untuk tinggal di tempat-tempat penampungan.
Baca Juga:Mantan Petenis Nomor Satu Dunia Victoria Azarenka Merasa Hancur Lihat Penderitaan di Ukraina
Selain itu, seluruh sistem kereta bawah tanah di kota itu juga beralih fungsi sebagai tempat perlindungan di mana orang-orang membawa semua barang yang dibutuhkan, tetapi banyak stasiun dalam kondisi kapasitas penuh.
"Saya, ibu saya, saudara laki-laki saya, dan orang-orang dari apartemen kami duduk di ruang bawah tanah. Di sini dingin tapi kami masih bisa bertahan,” katanya.
Mereka juga terpaksa mengumpulkan barang-barang untuk membuat mereka merasa nyaman di lokasi saat ini, dalam kondisi cuaca dingin yang sedang melanda wilayah tersebut.
”Kami menyeret balok kayu dari jalan, kursi, dan segala yang kami bisa untuk membuat tempat ini nyaman. Kami sudah tahu akan ada perang sehingga kami memiliki cukup makanan untuk saat ini," ujarnya.ANTARA
Baca Juga:CEK FAKTA: Sokong Ukraina Mati-matian, TNI Gempur Militer Rusia, Benarkah?