Diduga Akibat Persoalan Asmara, Seorang Anggota Polri Tewas Gantung Diri di Pontianak Barat

Sepupu korban Anus (25) mengatakan jika sebelumnya, pada Minggu (13/3/2022) dirinya sempat makan bersama dengan HP dan tidak ada hal yang aneh terhadap gerak gerik korban.

Bella
Senin, 14 Maret 2022 | 15:23 WIB
Diduga Akibat Persoalan Asmara, Seorang Anggota Polri Tewas Gantung Diri di Pontianak Barat
Petugas menunjukkan lokasi korban gantung diri di Pontianak Barat.

SuaraKalbar.id - Warga Jalan Apel, Gang Pisang Berangan No 47, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria (AP) yang tewas akibat gantung diri pada Senin siang (14/3/2022). Diketahui pria tersebut merupakan salah satu anggota Polri di Kalimantan Barat. 

Sepupu korban Anus (25) mengatakan jika sebelumnya, pada Minggu (13/3/2022) dirinya sempat makan bersama dengan HP dan tidak ada hal yang aneh terhadap gerak gerik korban.

"Setelah itu saya pergi keluar untuk mengerjakan tugas dan saya pulang kerumah lihat kondisi kamar HP sudah tertutup, mungkin sudah tidur pikir saya," ucapnya saat ditemui di TKP.

Namun sekitar pukul 11.00 WIB, ia melihat dari ventilasi ada gumpalan tali yang terikat erat disana. Sontak, dirinya langsung melihat ke ventilasi dan menemukan HP sudah terbujur kaku bergantung dengan seutas tali.

Baca Juga:Antisipasi Kerumunan, Pemkot Pontianak Gelar Operasi Minyak Goreng per Kecamatan, Cek Lokasi dan Jadwal di Sini

"Usai mengetahui hal itu saya langsung pergi ke rumah tetangga untuk meminta bantuan, setelah itu dari RT langsung menghubungi polsek, setelah itu anggota Polsek Barat datang untuk melakukan evakuasi terhadap sepupu saya," katanya.

Anus vercerita, dirinya sudah tinggal bersama korban selama hampir 3 tahun. Korban memang dikenal sedikit tertutup. 

"Sepupu saya memang tertutup orang nya, dan masalah apapun dia tidak pernah menceritakan ke saya maupun teman-teman nya," ujarnya.

Sementara itu Emon merupakan salah satu warga sekitar mengatakan jika HP memang jarang berkomunikasi sesama warga.

"Memang dia itu jarang ngumpul-ngumpul di gang, sehingga saya tidak begitu akrab dengan dia, jika HP memang cukup lama tinggal di kawasan tersebut," papar Emon.

Baca Juga:Ritual Satukan Tanah dan Air di Titik Nol IKN Ternyata Sudah Jadi Tradisi Suku Dayak Kalbar untuk Memasuki Wilayah Baru

Kapolsek Pontianak Barat AKP Muslimin mengatakan jika pihaknya mendapatkan informasi awal dari masyarakat bahwa adanya penemuan korban gantung diri di lokasi tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini