Terkait Isu Pembebasan Lahan di IKN Nusantara, Kantor Staf Presiden: Apapun yang Jadi Masalah, akan Kami Selesaikan

KSP akan memastikan proses pembebasan lahan Ibu Kota Nusantara dan infrastruktur pendukung di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berjalan cepat dan efektif.

Bella
Kamis, 24 Maret 2022 | 19:28 WIB
Terkait Isu Pembebasan Lahan di IKN Nusantara, Kantor Staf Presiden: Apapun yang Jadi Masalah, akan Kami Selesaikan
IKN Nusantara. [Istimewa]

SuaraKalbar.id - Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Febry Calvin Tetelepta dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pemda dan balai terkait, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis, menegaskan komitmen KSP dalam mengawal pembebasan lahan di IKN Nusantara.

Selain itu, dirinya menyatakan bahwa KSP akan memastikan proses pembebasan lahan Ibu Kota Nusantara dan infrastruktur pendukung di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berjalan cepat dan efektif.

"Isu pembebasan lahan akan jadi prioritas dan kita akan fokus habis-habisan untuk debottlenecking permasalahan pembebasan lahan ini. Apa pun yang menjadi masalah, akan kami selesaikan dan prosesnya harus cepat, selesai sebelum 16 Agustus 2024 tanpa melanggar hukum," ungkap Febry di Jakarta melansir Antara.

Febry menerangkan, proses pembebasan lahan menjadi kunci yang menentukan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung IKN. Partisipasi aktif dari pemerintah daerah menurutnya menjadi penting dalam tahapan ini.

Baca Juga:Giring Ganesha 'Tiru Jokowi' Kemah di Titik Nol IKN, Warganet Gaduh: Giring for RT Sepaku 2024

"Ada titik-titik permukiman masyarakat yang harus bergeser karena pembangunan jaringan air dan akses jalan IKN. Jadi harus ada pendekatan yang baik, jangan sampai masyarakat tergusur. Walaupun negara sudah menyiapkan anggaran penggantian lahan, namun apa artinya uang kalau masyarakat belum legawa," ungkapnya.

Saat ini pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berfokus pada pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dan intake Sungai Sepaku sebagai sumber daya air baku di kawasan IKN.

Kelak, sumber air baku akan dipompa ke kawasan IKN melalui pipa yang terbentang sepanjang 8 km.

Selain itu, pemerintah juga akan membangun danau atau embung di 19 lokasi di kawasan IKN untuk menampung kebutuhan air.

Selain itu, pemerintah juga akan memulai pembangunan akses jalan tol dari Pelabuhan IHM menuju kawasan IKN untuk mendukung distribusi logistik.

Baca Juga:Tiru Pakde Jokowi, Pakai Sarung dan Bangun Tenda, Ketum PSI Giring Ganesha Kemah di Titik Nol IKN

Perjalanan dari Bandara Sepinggan menuju kawasan IKN akan menjadi singkat dengan terbangunnya tol yang akan dimulai dari km 11 Tol Balikpapan-Samarinda.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini