facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dari 25 Penumpang, 14 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Bus Ardiansyah di Tol Surabaya Mojokerto

Bella Senin, 16 Mei 2022 | 14:31 WIB

Dari 25 Penumpang, 14 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Bus Ardiansyah di Tol Surabaya  Mojokerto
Kecelakaan bus di Tol Surabaya-Mojokerto [foto: Beritajatim]

satu orang korban tambahan meninggal dunia di rumah sakit, sedangkan sisanya sebanyak 13 orang meninggal di tempat kejadian.

SuaraKalbar.id - Kecelakaan Bus Ardiansyah bernomor polisi S-7322-UW di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya - Mojokerto, Jawa Timur pada Senin pagi pukul 06.15 WIB menyebabkan 14 orang meninggal dunia

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menjelaskan satu orang korban tambahan meninggal dunia di rumah sakit, sedangkan sisanya sebanyak 13 orang meninggal di tempat kejadian.

"Sebanyak 13 orang meninggal di tempat kejadian perkara, satu tambahan meninggal di RS. Total korban 14 orang meninggal dunia dari 25 penumpang," katanya.

Dirmanto menyebut saat ini Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim sedang melakukan pendataan terhadap korban.

Baca Juga: Update Kecelakaan Maut Bus Ardiansyah, Korban Tewas Jadi 14 Orang

Sementara itu mengenai penyebab kecelakaan, diduga karena kelalaian manusia karena sopir mengantuk.

"Data sementara di lapangan, penyebab kecelakaan diduga kelalaian manusia, sopir cadangan ini kelelahan atau mengantuk. Sehingga saat melintasi KM 712+200 itu oleng, lalu pas di 712+400 menabrak papan reklame," katanya.

Dirmanto menerangkan, korban luka ringan dan berat dievakuasi ke RS Petrokimia Gresik, RS Citra Medika, kemudian RS EMMA Kota Mojokerto.

"Yang meninggal dunia kami evakuasi ke RS Wahidin Soediro Husodo Mojokerto, kemudian RSI Sakinah Mojokerto," katanya.

"Kemungkinan akan kami informasikan ke keluarga korban kalau datanya sudah valid. Nanti kami hubungi keluarga korban," ungkap Dirmanto menambahkan.

Baca Juga: Detik-detik Kecelakaan Maut Bus Ardiansyah, Tabrak Tiang Reklame Hingga Terguling

Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya mengirimkan delapan unit ambulans ke RSUD Wahidin Mojokerto untuk membawa sejumlah jenazah warga Surabaya yang menjadi korban kecelakaan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait