facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sopir Kecelakaan Bus Ardiansyah di Tol Surabaya Mojokerto Mengaku Tidak Memakai Sabu tapi Hasil Tes Urine Positif

Bella Selasa, 17 Mei 2022 | 15:21 WIB

Sopir  Kecelakaan Bus Ardiansyah di Tol Surabaya  Mojokerto Mengaku Tidak Memakai Sabu tapi Hasil Tes Urine Positif
Kecelakaan bus di Tol Surabaya-Mojokerto [foto: Beritajatim]

"Kemarin kami dalami keterangan dari pengemudi, ternyata ada indikasi yang bersangkutan menggunakan sabu-sabu."

SuaraKalbar.id - Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Polisi Latif Usman mengungkapkan, sopir bus yang kecelakaan di Tol Sumo tidak mengakui telah menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

Namun begitu, Kombes Pol Latif mengungkapkan, hasil tes urine menunjukkan sopir bus PO Ardiansyah, Ade Firmansyah, yang terlibat kecelakaan di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya - Mojokerto (Sumo) pada Senin (16/5), positif sabu-sabu.

"Kemarin kami dalami keterangan dari pengemudi, ternyata ada indikasi yang bersangkutan menggunakan sabu-sabu. Itu dari hasil tes urine sementara yang dilakukan terhadap pengemudi," katanya di Mapolda Jatim di Surabaya, Selasa.

Dirinya mengungkapkan, Ditlantas Polda Jatim hari ini mengambil sampel darah sopir untuk dikirim ke laboratorium forensik guna memastikan kandungan obat terlarang yang dikonsumsi sopir itu.

Baca Juga: Update Kecelakaan Maut Mojokerto: Sopir Bus Ardiansyah Positif Sabu

Selain itu, saat ini Polda Jatim juga sedang mendalami tempat sopir menggunakan narkoba jenis sabu-sabu tersebut.

"Inilah yang kami dalami. Kami serahkan ke Reskrim atau Resnarkoba untuk didalami, yang bersangkutan kapan dan di mana menggunakannya,” ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, selama perjalanan rombongan bus tersebut sempat berhenti dan ada waktu satu jam di mana sang sopir tidak ikut acara di Dieng, yaitu satu jam di tempat makan.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan bus nomor polisi S-7322-UW di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya - Mojokerto (Sumo), Jawa Timur, Senin pagi pukul 06.15 WIB.

Bus PO "Ardiansyah" yang mengangkut 33 warga asal Benowo, Surabaya, menabrak tiang Variable Message Sign (VMS) atau papan imbauan pada bahu jalan tol.

Baca Juga: Hasil Tes Urine Sementara Sopir Bus PO Ardiansyah Positif Sabu

Akibat peristiwa tersebut, 14 orang meninggal dunia, sedangkan 19 orang lainnya mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait