5 Tips Berburu Sarapan Enak di Pontianak, Datang Lebih Pagi Sebelum Menu Favorit Habis

Ingin sarapan lezat di pasar tradisional Pontianak tanpa kehabisan? Datanglah sebelum jam 07.00, siapkan uang tunai, dan prioritaskan menu favorit Anda. Simak tips lengkapnya di sini!

Tasmalinda
Senin, 27 April 2026 | 22:20 WIB
5 Tips Berburu Sarapan Enak di Pontianak, Datang Lebih Pagi Sebelum Menu Favorit Habis
berburu sarapan di kota Pontianak Kalimantan Barat
Baca 10 detik
  • Pasar tradisional di Pontianak menawarkan beragam kuliner khas yang cepat habis terjual sejak waktu subuh tiba.
  • Pembeli disarankan datang sebelum pukul 07.00 WIB untuk mendapatkan menu sarapan favorit yang tersedia di pasar.
  • Membawa uang tunai dan menentukan target lapak secara cepat menjadi kunci sukses berburu sarapan di pasar.

SuaraKalbar.id - Bagi warga Pontianak, pasar tradisional bukan hanya tempat belanja kebutuhan harian. Di sana, tersimpan banyak kuliner pagi yang menggoda lidah sekaligus ramah di kantong.

Mulai dari chai kue hangat, bubur pedas khas Kalimantan Barat, nasi kuning, hingga aneka gorengan yang baru diangkat dari wajan, semua bisa jadi pilihan sarapan yang menggugah selera.

Namun ada satu masalah klasik yang sering dialami pemburu sarapan: datang terlambat dan mendapati menu favorit sudah habis.

Apalagi di beberapa pasar tradisional populer di Pontianak, seperti Pasar Flamboyan, Pasar Tengah, atau Pasar Dahlia, kuliner tertentu bisa ludes hanya dalam hitungan jam setelah subuh.

Baca Juga:5 Filosofi Bubur Pedas Sambas yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Sarat Makna Kehidupan

Agar tak pulang dengan tangan kosong atau kecewa karena antrean panjang, ada beberapa tips yang bisa diterapkan saat berburu sarapan pagi di pasar tradisional Pontianak.

1. Datang Lebih Pagi Sebelum Jam 07.00 WIB

Pedagang sarapan di pasar tradisional umumnya mulai buka sejak pukul 05.00 WIB. Menu favorit seperti chai kue atau bubur pedas biasanya ramai diburu sejak pagi buta.

Jika datang di atas pukul 07.00 WIB, kemungkinan besar pilihan menu sudah jauh berkurang.

2. Bawa Uang Tunai Secukupnya

Baca Juga:7 Alasan Orang Pontianak Betah Nongkrong di Warkop Seharian, Tradisi yang Bikin Pendatang Kaget

Meski kini sebagian pedagang sudah menerima pembayaran digital, banyak penjual makanan di pasar tradisional masih mengandalkan transaksi tunai.

Membawa uang pas juga bisa mempercepat antrean dan memudahkan transaksi.

3. Cari Lapak yang Ramai, tapi Tetap Bergerak Cepat

Lapak yang ramai biasanya menandakan rasa yang enak atau harga yang terjangkau.

Namun jangan terlalu lama memilih. Dalam kondisi ramai, makanan bisa cepat habis sebelum giliran tiba.

4. Kenali Menu Khas yang Cepat Ludes

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini