facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mitra Penting, Jokowi dan Putin Dijadwalkan Bertemu di Moskow 30 Juni

Bella Kamis, 23 Juni 2022 | 12:58 WIB

Mitra Penting, Jokowi dan Putin Dijadwalkan Bertemu di Moskow 30 Juni
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 30 Juni 2022. [ANTARA/Reuters/Sergei Karpukhin]

Pertemuan kedua tokoh penting itu, disebut Kremlin sebagai pertemuan yang sangat penting, yang kini tengah dipersiapkan oleh Rusia.

SuaraKalbar.id - Seorang sumber di pemerintah Rusia menyatakan, Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada 30 Juni mendatang.

Pertemuan kedua tokoh penting itu, disebut Kremlin sebagai pertemuan yang sangat penting, yang kini tengah dipersiapkan oleh Rusia.

“Presiden Joko Widodo dari Indonesia akan mengunjungi Moskow pada 30 Juni,” katanya, dikutip kantor berita TASS, Kamis (23/6/2022).

Menurut sumber tersebut, Indonesia merupakan mitra penting bagi Rusia yang telah menjaga hubungan ekonomi dan politik secara intensif.

Baca Juga: Presiden Jokowi Bakal Temui Vladimir Putin Akhir Bulan Ini, Dinilai Pertemuan Penting

Sumber itu juga mengatakan, bahwa Putin telah diundang untuk menghadiri KTT G20, yang tahun ini diketuai oleh Indonesia.

“Kami tentu akan hadir," ujarnya, seraya menambahkan bahwa format kehadiran Putin akan ditentukan kemudian.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa Presiden Jokowi akan melakukan pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam kunjungan ke kedua negara tersebut pada akhir Juni.

Dalam pertemuan itu, Jokowi akan menjadi pemimpin negara Asia pertama yang mengunjungi kedua negara itu sejak Rusia melancarkan apa yang mereka sebut sebagai "operasi khusus" di Ukraina.

Retno menilai, kunjungan Jokowi merupakan cerminan kepedulian terhadap kemanusiaan dan upaya memberikan kontribusi untuk menangani dampak yang dirasakan berbagai negara di dunia akibat peperangan tersebut.

Baca Juga: 3 Pelatih Keturunan Indonesia yang Sukses di Eropa

“Mencoba memberikan kontribusi untuk menangani krisis pangan yang diakibatkan karena perang dan dampaknya dirasakan oleh semua negara, terutama negara berkembang dan negara berpenghasilan rendah,” ujarnya, Rabu (22/6). Antara

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait