Warga Gotong Royong Bangun Ruang Belajar MIS Al Wardah Balai Karangan

Saat ini, katanya, di Mis Al Wardah sudah ada 10 ruang belajar.

Denada S Putri
Minggu, 24 Juli 2022 | 21:10 WIB
Warga Gotong Royong Bangun Ruang Belajar MIS Al Wardah Balai Karangan
Warga gotong royong bangun ruang belajar MIS Al wardah. [SuaraKalbar.co.id]

SuaraKalbar.id - Warga Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar) gotong-royong membangun ruang belajar Madrasah Ibtidaiah Swasta (MIS) Al Wardah dengan dana swadaya masyarakat.

“Ruang belajar baru yang dibangun secara swadaya dua kelas, dengan ruangan belajar baru diharapkan bisa meningkatkan lagi kualitas belajar dan mengajar di MIS Al Wardah,” ujar Ketua Yayasan Pembinaan Muslim Perbatasan (YAPEMUP) Hizbullah, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Minggu (24/7/2022).

Saat ini, katanya, di Mis Al Wardah sudah ada 10 ruang belajar. Karena siswa tahun ajaran baru banyak makanya butuh penambahan ruang belajar baru.

Ia menyampaikan, minat orangtua menyekolahkan anaknya di sekolah yang berbasis agama Islam di perbatasan terbilang tinggi di mana setiap tahun ajaran baru. Pendaftaran siswa baru di Mis Al Wardah melebihi kuota yang disediakan pihak sekolah.

Baca Juga:Tiang PLN Dipasang Diduga Tanpa Bayar Sewa di Tanah Warga, Pas Diminta Pindah Malah Narik Biaya Puluhan Juta

“Saat ini sebanyak 435 siswa Mis Al Wardah, karena kekurangan ruang belajar maka ada sebagian kelas yang mesti masuk siang hari. Dengan adanya pembangunan ruang belajar baru dua kelas nantinya seluruh siswa Mis Al Wardah sudah bisa sekolah normal seperti biasanya,” katanya.

Ia mengungkapkan, warga bersama Satgas Pamtas Yonif 645 Gardatama Yudha bersama-sama mengerjakan pembangunan ruang belajar itu. Saat ini, tinggal finishing akhir di mana tidak menutup kemungkinan pertengahan bulan depan sudah siap untuk dipergunakan.

Sementara itu Asin Anwar orangtua siswa mengakui sekolah berbasis Agama Islam di perbatasan masih minim, saat ini sudah ada MIS Al Wardah dan MTs Negeri 2 Sanggau di Sekayam.

Sedangkan Untuk Madrasah Aliyah Negeri (MAN) belum ada di perbatasan, sehingga ketika orangtua berniat untuk melanjutkan anaknya kejenjang pendidikan yang berbasis agama Islam mesti keluar kota kecamatan.

“Kami berharap pemerintah pusat bisa membangun Madrasah Aliyah Negeri diperbatasan untuk menampung siswa baru, karena selama ini dampak dari PPDB dengan sistim online dan zonasi menyebabkan banyak calon siswa yang tidak terakomodir akhirnya harus mendaftar kembali ditahun depan,” pungkas Asin Anwar.

Baca Juga:4 Aksi Iriana Jokowi Mencuri Perhatian, soal Sandal Jepit hingga Insiden di Panggung Andmesh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini