Kebakaran Kejagung Kembali Viral, Jejak Ferdy Sambo sebagai Pemimpin Kasus Dipertanyakan Publik: Problematik?

Penuh rekayasa ini orang, dan selalu menyalahkan mereka yang di bawah sebagai kambing hitam, para tukang yang merokok, Baharada E yang pangkatnya rendah. Harusnya usut ulang

Bella
Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:46 WIB
Kebakaran Kejagung Kembali Viral, Jejak Ferdy Sambo sebagai Pemimpin Kasus Dipertanyakan Publik: Problematik?
Tangkapan layar video Ferdy Sambo menjelaskan kebakaran di Kejagung . (Twitter.com)

SuaraKalbar.id - Kasus mengenai Brigadir J saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di tanah air, apalagi setelah Eks Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka.

Akibat kasus tersebut, beberapa kasus yang penanganannya sempat dipimpin oleh Ferdy Sambo kembali menjadi perbincangan, salah satunya mengenai kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung yang terjadi pada 22 Agustus 2020.

Lewat akun Twitter @cybsquad_, terlihat pemilik akun kembali mengunggah cuplikan kesimpulan yang dikeluarkan oleh Ferdy Sambo saat dirinya memimpin kasus tersebut.

Dalam video tersebut Sambo menyimpulkan kebakaran yang terjadi berawal dari Aula Biro Kepegawaian lantai 6 yang berasal dari api rokok milik para kuli bangunan yang sedang bertukang padahal mereka berada disekitar material yang mudah terbakar seperti tiner dan lem aibon.

Baca Juga:Petugas PPSU Aniaya hingga Tabrak Pacar, Endingnya Buat Kecewa: Cinta Itu Buta

"Dari hasil satelit ini dan kemudian dijelaskan ahli kebakaran bahwa hanya ada satu titik api. Sehingga kesimpulan penyidik bahwa penyebab awal kebakaran di lantai 6 Aula Biro Kepegawaian adalah karena kelalaian lima tukang yang bekerja," ujar Ferdy Sambo.

Meskipun sudah dianggap selesai, kasus tersebut masih menyimpan banyak keraguan netizen yang menilai terdapat kejanggalan dalam kebakaran yang terjadi.

Apalagi pada saat tersebut beberapa kasus besar sedang terjadi sehingga kebakaran dinilai sebagai upaya untuk menghilangkan bukti-bukti berkas kasus terkait.

Unggahan video yang dicuit oleh akun @cybsquad_ lantas kembali viral dan menarik perhatian publik, banyak netizen yang akhirnya mulai meragukan Ferdy Sambo dalam menangani kasus tersebut dan dinilai penuh dengan rekayasa.

"Dari dulu doi emang problematik yaa?" Tanya @fkr****

Baca Juga:Kebijakan Baru Shopee: Nama dan Nomor HP Pembeli Disensor

"Apakah rekayasa juga???.. Menjadi Perhatian dan Pertanyaan publik? Kasihan juga mereka yang bisa juga diduga tak bersalah kah???" Tambah @tob****

News

Terkini

Pitt mencekik salah satu anak dan memukul wajah yang lain. Mencengkeram kepala Jolie dan mengguncangnya

Lifestyle | 09:37 WIB

Kami mau mengajak semua masyarakat Indonesia untuk berani speak up dan menolak terhadap segala bentuk kekerasan, sekali lagi segala bentuk kekerasan

Lifestyle | 09:21 WIB

Dugaan sementara, sumber ledakan tersebut berasal dari dalam tabung Biogas yang didalamnya berisi sekitar 20 persen dari 10 ribu kubik gas

News | 21:03 WIB

Tim DVI kerja sama dengan persatuan dokter forensik Jatim dan seluruh rumah sudah identifikasi. Sampai hari ini ada 125 korban meninggal dunia, tidak ada tambahan

News | 20:41 WIB

Army Indonesia untuk korban Kanjuruhan (Tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia)

News | 20:24 WIB

Dari hasil sidang, Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari Malang

News | 20:06 WIB

Saya prihatin sekaligus meminta maaf jika di dalam pengamanan yang berjalan terdapat kekurangan

News | 19:36 WIB

Menurut pelapor, dalam melakukan 'roasting' kepada korban, terlapor menggunakan kata yang kurang sopan. Atas kejadian tersebut korban merasa dicemarkan nama baiknya

News | 19:25 WIB

Kepada saudara ketua panitia pelaksana Abdul Haris, sebagai ketua pelaksana pertandingan tidak boleh beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup

News | 19:00 WIB

Vihara ini merupakan yang termegah di Kota Singkawang dan dipastikan akan menjadi destinasi wisata religi baru di kota ini

News | 18:28 WIB

kami mediasi dengan pihak majikan yang menahannya selama 17 tahun, dan pihak majikan tersebut juga telah membayar upahnya yang tidak pernah dibayar selama 17 tahun

News | 17:49 WIB

Sudah disampaikan pada saat apel lima jam sebelumnya. Jadi ini memang kami melihat ada tindakan preventif yang sudah dilakukan, dari internal kepolisian

News | 17:20 WIB

Banjir terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi, kami khawatir banjir semakin tinggi dan meluas jika kembali turun hujan

News | 16:46 WIB

Sudah kami konfirmasi Kapolres, bahwa tidak ada perintah untuk menutup pintu. Sehingga harapannya memang 15 menit (sebelum pertandingan usai) itu dibuka

News | 16:10 WIB

Tidak ada perintah dari kapolres untuk melakukan penguraian massa dengan tindakan excessive dengan gas air mata, tidak ada

News | 15:50 WIB
Tampilkan lebih banyak