Sebar Foto Bugil Pacar karena Cemburu, Pemuda Ini Diringkus Polisi

Diamankan di kediamannya karena menyebarkan foto bugil pacarnya ke beberapa temannya

Bella
Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:53 WIB
Sebar Foto Bugil Pacar karena Cemburu, Pemuda Ini Diringkus Polisi
Ilustrasi video porno (Unsplash/Charles Deluvio)

SuaraKalbar.id - Polres ende meringkus seorang pemuda berinisial YL (22), warga Dusun Ekoleta, Desa Wologai, Kecamatan Detesoko, Kabupaten Ende, NTT lantaran menyebarkan foto bugil pacar ke sejumlah teman korban, Selasa (9/8/2022) malam.

"Diamankan di kediamannya karena menyebarkan foto bugil pacarnya ke beberapa temannya,” ujar Kasat Reskrim Polres Ende Iptu Yance Kadiaman, Rabu.

Yance mengungkapkan, YL menyebarkan foto bugil sang pacar karena sakit hati dan cemburu.

“YL cemburu karena keberadaan korban dengan laki-laki lain,” katanya.

Baca Juga:Sering Dibully dan Dikasari, Thariya Tembak Mati Pacarnya di Depan Pemuka Agama

Yance membeberkan, kronologi kejadian ini bermula dari video call antara korban dan pelaku yang sudah berpacaran selama 3 tahun itu.

Pada saat itu, tersangka YL meminta korban berpose bugil dan orban pun menuruti permintaan YL.

Namun rupanya tersangka YL dengan sengaja melakukan screendshoot foto bugil korban dan disimpan dalam file galeri handphone tersangka YL.

Selanjutnya, saat tersangka YL cemburu dengan keberadaan lelaki lain bersama korban, YL langsung menyebarkan foto bugil kekasihnya itu kepada tiga orang teman korban.

“Para teman korban kemudian menunjukan foto bugil korban kepada korban,” katanya melansir digtara.com jejaring suara.com.

Baca Juga:Dituding Penyebab Perceraian, Riesca Rose Mengaku Tak Suka Tipe Pria Seperti Sule

Merasa malu dengan beredarnya foto bugil itu, korban pun membuat pengaduan tertulis ke Polres Ende.

News

Terkini

Pitt mencekik salah satu anak dan memukul wajah yang lain. Mencengkeram kepala Jolie dan mengguncangnya

Lifestyle | 09:37 WIB

Kami mau mengajak semua masyarakat Indonesia untuk berani speak up dan menolak terhadap segala bentuk kekerasan, sekali lagi segala bentuk kekerasan

Lifestyle | 09:21 WIB

Dugaan sementara, sumber ledakan tersebut berasal dari dalam tabung Biogas yang didalamnya berisi sekitar 20 persen dari 10 ribu kubik gas

News | 21:03 WIB

Tim DVI kerja sama dengan persatuan dokter forensik Jatim dan seluruh rumah sudah identifikasi. Sampai hari ini ada 125 korban meninggal dunia, tidak ada tambahan

News | 20:41 WIB

Army Indonesia untuk korban Kanjuruhan (Tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia)

News | 20:24 WIB

Dari hasil sidang, Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari Malang

News | 20:06 WIB

Saya prihatin sekaligus meminta maaf jika di dalam pengamanan yang berjalan terdapat kekurangan

News | 19:36 WIB

Menurut pelapor, dalam melakukan 'roasting' kepada korban, terlapor menggunakan kata yang kurang sopan. Atas kejadian tersebut korban merasa dicemarkan nama baiknya

News | 19:25 WIB

Kepada saudara ketua panitia pelaksana Abdul Haris, sebagai ketua pelaksana pertandingan tidak boleh beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup

News | 19:00 WIB

Vihara ini merupakan yang termegah di Kota Singkawang dan dipastikan akan menjadi destinasi wisata religi baru di kota ini

News | 18:28 WIB

kami mediasi dengan pihak majikan yang menahannya selama 17 tahun, dan pihak majikan tersebut juga telah membayar upahnya yang tidak pernah dibayar selama 17 tahun

News | 17:49 WIB

Sudah disampaikan pada saat apel lima jam sebelumnya. Jadi ini memang kami melihat ada tindakan preventif yang sudah dilakukan, dari internal kepolisian

News | 17:20 WIB

Banjir terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi, kami khawatir banjir semakin tinggi dan meluas jika kembali turun hujan

News | 16:46 WIB

Sudah kami konfirmasi Kapolres, bahwa tidak ada perintah untuk menutup pintu. Sehingga harapannya memang 15 menit (sebelum pertandingan usai) itu dibuka

News | 16:10 WIB

Tidak ada perintah dari kapolres untuk melakukan penguraian massa dengan tindakan excessive dengan gas air mata, tidak ada

News | 15:50 WIB
Tampilkan lebih banyak