Bharada E Khawatir Terjadi Ancaman dan Tekanan Fisik, LPSK Beri Perlindungan sebagai Justice Collaborator

Bharada E memiliki kekhawatiran terjadi ancaman serta tekanan fisik dan psikis atas tindak pidana yang diungkap menurut keadaan sebenarnya

Bella
Senin, 15 Agustus 2022 | 18:35 WIB
Bharada E Khawatir Terjadi Ancaman dan Tekanan Fisik, LPSK Beri Perlindungan sebagai Justice Collaborator
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (tengah) saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2022). [Suara.com/Alfian Winsnto]

SuaraKalbar.id - Permohonan perlindungan yang diajukan tersangka Bharada E sebagai kolaborator keadilan atau justice collaborator dalam kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J dikabulkan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Diputuskan untuk menjadi terlindung LPSK sebagai justice collaborator," ungkap Ketua LSPK Hasto Atmojo Suroyo di kantor LPSK, Jakarta Timur, Senin.

Sebelumnya, Hasto mengungkapkan, pihaknya memang sudah pernah menyampaikan jika ingin menjadi terlindung dari LPSK, maka Bharada E harus berperan sebagai justice collaborator.

"Dan akhirnya dua hari yang lalu itu kami tetapkan yang bersangkutan sebagai justice collaborator," katanya.

Baca Juga:Bharada E Sudah Bisa Tertawa, Kuasa Hukum Kasih Penjelasan: Publik Jangan Salah Sangka

LPSK menilai Bharade E memenuhi syarat sebagai tersangka yang bersedia bekerja sama dengan aparat hukum untuk membongkar kasus pidana pembunuhan berencana terhadp Brigadir J.

Selain bukan pelaku utama, lanjut Hasto, Bharada E juga menyatakan kesediaannya untuk memberikan informasi kepada aparat penegak hukum tentang berbagai fakta terkait kejadian perkara.

Berdasarkan catatan LPSK, Bharada E merupakan pelaku tindak pidana dengan peran minor karena saat kejadian dia mendapatkan perintah dari atasannya.

"Bahkan keterlibatannya masih kami dalami, apakah yang bersangkutan menjadi master mind atau bagaimana; tapi yang jelas, kami melihat peran yang bersangkutan ini kecil dan kami melihat yang bersangkutan tidak punya mens rea atau niatan untuk melakukan pembunuhan," kata Hasto.

Keputusan LPSK memberikan perlindungan terhadap Bharade E karena dua syarat, yakni adanya ancaman dan adanya proses hukum yang harus segera dilalui Bharada E sehingga harus segera didampingi.

Baca Juga:Jadi Tersangka Penembakan Brigadir J, Pengacara Sebut Bharada E Tak Punya Niat Jahat

"Kedua-duanya memenuhi bahwa ancaman yang bersangkutan ada di dalam satu perkara pidana yang berdimensi struktural, di mana ada relasi kuasa di dalamnya dan yang bersangkutan ada di dalam strata yang rendah di dalam struktur pelaku tindak pidana," ungkapnya.

News

Terkini

Orang cerdas tau dan mampu meletakan segala sesuatu yang sesuai, bukan mencampur adukan segala sesuatunya, good job mba Nana panutanku

News | 09:53 WIB

PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan

News | 09:30 WIB

Kenapa ini pada bod*h ya, udah cakep, punya mobil, kaya, bod*h tapi

News | 09:11 WIB

Petugas kami sempat pergoki aksi pencuri tersebut, karena panik kemudian kabur dengan memacu mobilnya. Pelaku bahkan menabrak pagar depan hingga ambruk

News | 08:00 WIB

Hasil pemeriksaan tim medis, almarhum Imron memang meninggal karena bunuh diri karena diperkuat dengan munculnya sperma dan keluarnya kotoran

News | 06:05 WIB

Terdakwa sebagai aparat penegak hukum tidak menjadi contoh yang baik dalam upaya pemberantasan korupsi

News | 21:17 WIB

Kalau saya lihat arsitekturnya bagus, apalagi kalau landscapenya sudah jadi harusnya semakin bagus.

News | 20:58 WIB

Hasil komunikasi kami dengan penyidik, bahwa penyidik saat ini sedang fokus melakukan evaluasi terkait kesehatannya Bu PC, baik dari fisik maupun psikisnya

News | 20:27 WIB

Maksud kami kan, kemarin seakan-akan kan mereka bisa menunjukkan ada tambang emas itu kemudian mau dihentikan, tidak seperti itu prosesnya

News | 19:57 WIB

Sesuai laporan singkat dari kepala Polres, warga yang tertembak itu orang yang masuk dalam DPO perkara pengeroyokan dan tertembak saat akan dilakukan penangkapan

News | 19:23 WIB

Satu hal yang juga dikedepankan adalah kolaborasi antar institusi.

News | 19:00 WIB

Senpi-senpi ini penyerahan dari Dewan Adat Dayak (DAD) se-Kabupaten Bengkayang sebanyak 28 pucuk, penyerahan dari Yayasan Planet Indonesia (YPI) Sanggau Ledo sebanyak 70 pucuk

News | 18:34 WIB

Sarannya, pilih kondom yang tepat. Perlu diingat, ada beberapa bahan-bahan kondom, bukan hanya lateks tetapi ada beberapa jenis yang lain

News | 18:20 WIB

Saya sudah minta instansi terkait yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat segera melakukan perbaikan, karena jembatan ini perlu cepat ditangani

News | 17:02 WIB

Tim gabungan dari anggota Polsek Manis Mata, bersama warga menemukannya sekira pukul 22.30 WIB

News | 16:42 WIB
Tampilkan lebih banyak