Geger, Tengkorak Manusia Tergeletak di Lahan Warga Sungai Kakap, Polisi Temukan Kalung Rosario

Kita temukan celana pendek warna hijau, ikat pinggang hitam merk Armani, bungkus obat dan satu kalung Rosario

Bella
Selasa, 16 Agustus 2022 | 20:53 WIB
Geger, Tengkorak Manusia Tergeletak di Lahan Warga Sungai Kakap, Polisi Temukan Kalung Rosario
Sejumlah benda yang ditemukan di sekitar kerangka manusia di lahan milik warga. (Suarakalbar.co.id)

SuaraKalbar.id - Abdul Hadi dan Jorah menemukan tengkorak manusia saat sedang membersihkan kebunnya di di Parit Kodim Desa Punggur Kecil Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya pada Minggu (15/7/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

Jorah mengungkapkan, mulanya dia tak menyangka bahwa yang sedang diangkatnya adalah tengkorak manusia. Awalnya dia menyangka itu hanyalah sebuah kayu.

“Suami saya nyemprot, dan saya bersihkan lahan pas diangkat saya kira kayu ternyata kepala jadi karena takut saya pulang,” kata Jorah.

Pasangan suami istri tersebut selanjutnya melaporkan penemuan tengkorak kepala manusia itu kepada kelompok tani yang ada di wilayah tersebut.

Baca Juga:Bupati Pemalang Baru Satu Tahun Menjabat Sudah Ditangkap KPK, Pengamat: Belum Ada Prestasi Apa-apa, Sudah Korupsi

Selanjutnya, penemuan tersebut dilaporkan ke Petugas Polres Kubu Raya, alhasil petugas pun mendatangi lokasi pada Senin (16/8/2022) siang.

Kasat Resrkim Polres Kubu Raya Iptu Teuku Rivanda membenarkan terkait penemuan tersebut.

Dirinya mengungkapkan, selain kerangka manusia, petugas menemukan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar kerangka korban.

“Kita temukan celana pendek warna hijau, ikat pinggang hitam merk Armani, bungkus obat dan satu kalung Rosario,” ujar Kasat Reskrim Polres Kubu Raya Iptu Teuku Rivanda.

Iptu Teuku Rivanda mengatakan belum mengetahui jenis kelamin kerangka tersebut namun sudah berkoordinasi dengan dokter forensik.

Baca Juga:4 Alasan Kenapa Anak Susah Makan Menurut Dokter Spesialis Anak

“Untuk jenis kelamin belum ya, karsna masih dalam tahap visum,”katanya melansir suarakalbar.co.id jejaring suara.com.

News

Terkini

Kondisi saat ini, banjir masih merendam dengan ketinggian muka air mencapai 1,5 hingga 2 meter

News | 11:13 WIB

semoga TNI semakin profesional, modern dan tangguh, serta senantiasa bersinergi dengan Polri dan seluruh elemen bangsa

News | 11:09 WIB

Jadi data korban meninggal 131 orang

News | 10:41 WIB

Pitt mencekik salah satu anak dan memukul wajah yang lain. Mencengkeram kepala Jolie dan mengguncangnya

Lifestyle | 09:37 WIB

Kami mau mengajak semua masyarakat Indonesia untuk berani speak up dan menolak terhadap segala bentuk kekerasan, sekali lagi segala bentuk kekerasan

Lifestyle | 09:21 WIB

Tribun penonton di Kanjuruhan belum 'single seat' sehingga tidak terukur. Inilah yang membuat ada pihak yang mengatakan 40 ribu atau 45 ribu orang di sana

News | 08:05 WIB

Dugaan sementara, sumber ledakan tersebut berasal dari dalam tabung Biogas yang didalamnya berisi sekitar 20 persen dari 10 ribu kubik gas

News | 21:03 WIB

Tim DVI kerja sama dengan persatuan dokter forensik Jatim dan seluruh rumah sudah identifikasi. Sampai hari ini ada 125 korban meninggal dunia, tidak ada tambahan

News | 20:41 WIB

Army Indonesia untuk korban Kanjuruhan (Tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia)

News | 20:24 WIB

Dari hasil sidang, Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari Malang

News | 20:06 WIB

Saya prihatin sekaligus meminta maaf jika di dalam pengamanan yang berjalan terdapat kekurangan

News | 19:36 WIB

Menurut pelapor, dalam melakukan 'roasting' kepada korban, terlapor menggunakan kata yang kurang sopan. Atas kejadian tersebut korban merasa dicemarkan nama baiknya

News | 19:25 WIB

Kepada saudara ketua panitia pelaksana Abdul Haris, sebagai ketua pelaksana pertandingan tidak boleh beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup

News | 19:00 WIB

Vihara ini merupakan yang termegah di Kota Singkawang dan dipastikan akan menjadi destinasi wisata religi baru di kota ini

News | 18:28 WIB

kami mediasi dengan pihak majikan yang menahannya selama 17 tahun, dan pihak majikan tersebut juga telah membayar upahnya yang tidak pernah dibayar selama 17 tahun

News | 17:49 WIB
Tampilkan lebih banyak