Keren, 32 Paskibraka Kabupaten Sintang Bentuk Formasi Burung Garuda saat HUT ke-77 RI

Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan lambang Negara Indonesia, maka kita memutuskan untuk membentuk formasi burung garuda

Bella
Rabu, 17 Agustus 2022 | 18:51 WIB
Keren, 32 Paskibraka Kabupaten Sintang Bentuk Formasi Burung Garuda saat HUT ke-77 RI
Paskibraka Sintang membentuk formasi burung garuda saat upacara HUT ke-77 RI, di Stadion Banin Sintang, wilayah Kalimantan Barat, Rabu (17/8/2022). (ANTARA/HO-Prokompim Setda Sintang.)

SuaraKalbar.id - Sebanyak 32 orang Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, yang bersinergi membentuk formasi burung garuda saat upacara pengibaran bendera merah putih pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia.

"Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan lambang Negara Indonesia, maka kita memutuskan untuk membentuk formasi burung garuda," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang Hendrika di Stadion Banding Sintang, Kalbar, Rabu.

Hendrika mengungkapkan, Paskibraka Tahun 2022 terdiri dari 21 putra dan 11 putri yang terpilih dalam seleksi yang diikuti oleh ratusan pelajar tingkat SMA di wilayah Sintang.

Kemudian, ditambah 27 anggota TNI dan 9 anggota Polri serta 4 anggota TNI dan Polri yang bertugas menjaga bendera merah putih.

Baca Juga:548 Warga Binaan di Ketapang Dapat Remisi HUT ke-77 RI

"Mereka (Paskibraka) dilatih oleh anggota TNI dan Polri dengan sangat disipilin sehingga hari ini bisa melaksanakan tugas dengan baik. Terima kasih kepada seluruh anggota Paskibraka dan para pelatih," kata Hendrika.

Dalam kesempatan tersebut, petugas Paskibraka upacara pengibaran bendera adalah Perwira Upacara Kapten Inf Habibi Didik Heru Pamungkas yang menjabat Pasi Ter Dim 1205 Sintang, Pembaca Naskah Proklamasi Ketua DPRD Kabupaten Sintang Florensius Roni, Komandan upacara Kapten Inf Suyitno Kasetum Rem 121/Abw.

Sedangkan, Komandan Paskibraka Letda Inf Iriyani yang menjabat Danton Pimu Kompi Markas Yonif 642/Kapuas.

Petugas pengibar bendera adalah Rando Destamawalaji Pratama siswa Kelas XII IPAS 3 MAN 1 Sintang, Akbar Riyadi siswa Kelas XII TITL SMKN 1 Sintang), Muhammad Rahmadillah siswa Kelas XI IPS 3).

Petugas Pembawa Bendera Rindu Ratudanti Siswi Kelas XII IPS 2 SMA Negeri 1 Sintang. (Antara)

Baca Juga:Apresiasi Garuda Flight dan Nusantara Flight Sukses Flypast di HUT ke-77 RI, KSAU: Tetap Utamakan Safety

News

Terkini

Pitt mencekik salah satu anak dan memukul wajah yang lain. Mencengkeram kepala Jolie dan mengguncangnya

Lifestyle | 09:37 WIB

Kami mau mengajak semua masyarakat Indonesia untuk berani speak up dan menolak terhadap segala bentuk kekerasan, sekali lagi segala bentuk kekerasan

Lifestyle | 09:21 WIB

Tribun penonton di Kanjuruhan belum 'single seat' sehingga tidak terukur. Inilah yang membuat ada pihak yang mengatakan 40 ribu atau 45 ribu orang di sana

News | 08:05 WIB

Dugaan sementara, sumber ledakan tersebut berasal dari dalam tabung Biogas yang didalamnya berisi sekitar 20 persen dari 10 ribu kubik gas

News | 21:03 WIB

Tim DVI kerja sama dengan persatuan dokter forensik Jatim dan seluruh rumah sudah identifikasi. Sampai hari ini ada 125 korban meninggal dunia, tidak ada tambahan

News | 20:41 WIB

Army Indonesia untuk korban Kanjuruhan (Tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia)

News | 20:24 WIB

Dari hasil sidang, Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari Malang

News | 20:06 WIB

Saya prihatin sekaligus meminta maaf jika di dalam pengamanan yang berjalan terdapat kekurangan

News | 19:36 WIB

Menurut pelapor, dalam melakukan 'roasting' kepada korban, terlapor menggunakan kata yang kurang sopan. Atas kejadian tersebut korban merasa dicemarkan nama baiknya

News | 19:25 WIB

Kepada saudara ketua panitia pelaksana Abdul Haris, sebagai ketua pelaksana pertandingan tidak boleh beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup

News | 19:00 WIB

Vihara ini merupakan yang termegah di Kota Singkawang dan dipastikan akan menjadi destinasi wisata religi baru di kota ini

News | 18:28 WIB

kami mediasi dengan pihak majikan yang menahannya selama 17 tahun, dan pihak majikan tersebut juga telah membayar upahnya yang tidak pernah dibayar selama 17 tahun

News | 17:49 WIB

Sudah disampaikan pada saat apel lima jam sebelumnya. Jadi ini memang kami melihat ada tindakan preventif yang sudah dilakukan, dari internal kepolisian

News | 17:20 WIB

Banjir terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi, kami khawatir banjir semakin tinggi dan meluas jika kembali turun hujan

News | 16:46 WIB

Sudah kami konfirmasi Kapolres, bahwa tidak ada perintah untuk menutup pintu. Sehingga harapannya memang 15 menit (sebelum pertandingan usai) itu dibuka

News | 16:10 WIB
Tampilkan lebih banyak