Terjerat Kasus Gratifikasi, Mantan Kapolres OKU Timur Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp10 Miliar

Dengan ini menuntut agar Majelis Hakim yang mengadili perkara ini menjatuhkan hukuman kepada terdakwa AKBP Dalizon dengan hukuman pidana penjara 4 tahun

Bella
Senin, 26 September 2022 | 20:35 WIB
Terjerat Kasus Gratifikasi, Mantan Kapolres OKU Timur Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp10 Miliar
Ilustrasi - korupsi. ANTARA/Shutterstock/am.

SuaraKalbar.id - Terdakwa mantan Kepala Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Kapolres OKU) Timur, Sumatera Selatan, AKBP Dalizon, dituntut pidana tambahan membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp10 miliar atas tindak pidana pemerasan serta gratifikasi atas proyek pembangunan infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin pada 2019.

Bayaran uang pengganti tersebut wajib diselesaikan selama 1 bulan, yang bila tidak mencukupi maka dilakukan penyitaan harta benda milik para terdakwa untuk dilelang, atau diganti pidana penjara tambahan selama 2 tahun.

 Adapun tuntutan utama untuk terdakwa sebagaimana dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) adalah empat tahun hukuman penjara .

"Dengan ini menuntut agar Majelis Hakim yang mengadili perkara ini menjatuhkan hukuman kepada terdakwa AKBP Dalizon dengan hukuman pidana penjara 4 tahun dengan denda Rp550 juta subsider 6 bulan," kata JPU Kejaksaan Agung RI Syamsul Bahri Siregar saat membacakan berkas tuntutan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang, Senin (26/9/2022).

Baca Juga:Koordinasi dengan KPK Soal Hakim Agung Sudrajad, KY: Usut Pelanggaran Kode Etik Hingga Dugaan Keterlibatan Hakim Lain

Dalam kesempatan itu, jaksa menyatakan tuntutan tersebut sebagaimana Pasal 12e atau 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2001 atau Pasal 5 ayat (2) juncto Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Nomor 31 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

"Terdakwa AKBP Dalizon terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan telah melakukan perbuatan melawan hukum seperti pasal yang didakwakan terhadapnya," kata Jaksa.

Menurut Jaksa, pasal tersebut disangkakan kepada terdakwa karena diduga sudah memaksa Herman Mayori, mantan Kepala Dinas PUPR Musi Banyuasin, memberikan jatah uang sebesar 5 persen untuk proyek yang sedang dalam penyidikan Subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan, yang saat itu dipimpin terdakwa Dalizon.

Lalu, terdakwa juga meminta jatah sebesar 1 persen untuk pengamanan supaya tidak ada aparat penegak hukum lain yang berupaya melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi pada seluruh proyek yang dikerjakan di Dinas PUPR Musi Banyuasin Tahun 2019.

“Terdakwa Dalizon tanpa hak memaksa Herman Mayori untuk memberikan jatah 5 persen dan 1 persen lain, apabila tidak dipenuhi penyelidikan yang dilakukan personelnya itu akan dilanjutkan,” ujar Jaksa.

Baca Juga:Usut Kasus Tukar Guling Lahan Dinas Perpustakaan, Polisi Panggil 45 Anggota DPRD Maluku

Jaksa mengungkapkan, permintaan terdakwa itu akhirnya dipenuhi Dinas PUPR Musi Banyuasin, dengan memberikan uang senilai Rp10 miliar, yang diantarkan seseorang staf Dinas PUPR setempat ke rumah terdakwa Dalizon di Palembang.

News

Terkini

"Kami telah menyiagakan Posko Komando Satgas Batingsor dan meminta para camat menyiapkan posko pengungsian," kata Gunawan.

| 17:29 WIB

Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Gunawan yang sigap melakukan penyelamatan dua nyawa sekaligus yang hendak bunuh diri di Jembatan Pawan I,

News | 22:42 WIB

Salah satu penyebab terjadinya stunting atau gagal tumbuh pada anak itu disebabkan adanya perkawinan muda, dimana perkawinan itu tidak melalui perencanaan

News | 22:17 WIB

Berjarak kurang lebih 20 meter dari bibir sungai, tiba-tiba perahu yang ditumpangi korban bersama ayahnya tenggelam akibat dihantam ombak dan angin kencang.

News | 21:21 WIB

Jika tidak dilaksanakan resikonya adalah akan dikenai sanksi berupa penundaan penyaluran Dana Alokasi Umum di tahun 2023

News | 21:10 WIB

Keduanya berhasil dievakuasi oleh personel kami dari tumpukan material batu dari dinding bangunan yang ambruk menimpa mereka ke rumah sakit terdekat, tadi sekitar pukul 13.30

News | 21:04 WIB

Aksi pembunuhan itu terungkap dari keterangan seorang warga yang melihat HM pergi ke belakang rumahnya sambil membawa karung, lalu membakarnya pada hari Sabtu (12/11).

News | 20:42 WIB

Berikut cara mengikuti lowongan kerja jabatan Kepala Biro atau Direktur di lingkungan otorita IKN:

News | 20:06 WIB

Dalam video tersebut, awalnya terlihat Jokowi tampak menggandeng Iriana untuk turun dari pesawat melewati tangga.

News | 16:56 WIB

Aku dapat dari venue hari ini (kue choipan). Gak sabar buat nyobain, keliatannya enak

News | 14:48 WIB

pelaku sering membawa senjata tajam dan sering marah-marah tak bersebab kepada orang tuannya. Pelaku juga melakukan pencurian barang berharga milik orang tuanya.

News | 14:21 WIB

Hingga saat ini, penyidik memang belum menahan para tersangka Net89 SMI sejak ditetapkan bulan lalu dengan alasan subjektif penyidik.

News | 13:14 WIB

Naah, gitu dong @BatikAirINA buktikan semua orang mendapat nasib & pelayanan yang sama di Lion Air Group!! Thumbs up

News | 11:16 WIB

Saya tidak menghormati dia karena dia tidak menunjukkan rasa hormat kepada saya. Jika anda tidak menghormati saya, saya tidak akan pernah menghormati anda

News | 08:56 WIB

Ia nekad mengakhiri hidupnya dikarenakan permasalahan ekonomi. Di mana pembangunan rumahnya tidak kunjung selesai.

News | 19:28 WIB
Tampilkan lebih banyak