Situs Bersejarah di Indramayu Rusak karena Warga Mencari Harta Karun

Kami menerima laporan terkait penggalian situs bersejarah oleh warga yang sedang mencari harta karun,

Bella
Selasa, 01 November 2022 | 12:00 WIB
Situs Bersejarah di Indramayu Rusak karena Warga Mencari Harta Karun
Kondisi situs bersejarah yang sempat dirusak warga yang mencari harta karun di Indramayu, Jawa Barat. (ANTARA/HO-TACB Indramayu)

SuaraKalbar.id - Sebuah situs di Indramayu, Jawa Barat, rusak akibat ulah warga yang mencari harta karun.

Terkait hal itu,Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Indramayu bersama TNI, Polri, dan dinas kebudayaan menghentikan pencarian harta karun oleh warga tersebut.

"Kami menerima laporan terkait penggalian situs bersejarah oleh warga yang sedang mencari harta karun," kata Ketua TACB Kabupaten Indramayu Dedy S Musashi melalui pesan tertulis yang diterima di Cirebon, Senin.

Setelah dilakukan pengecekan, kata Dedy, ternyata informasi yang diterimanya itu benar, di mana ada warga sedang menggali secara liar atau tidak berizin untuk mencari benda-benda pusaka.

Baca Juga:Gempa Terkini yang Getarkan Sukabumi Tadi Pagi: Tidak Ada Kerusakan Bangunan

Dirinya mengungkapkan bahwa situs yang dirusak adalah situs makam Benggala Benggali yang merupakan makam Bupati Indramayu keempat sampai keenam.

Warga menggali kedalaman kurang lebih 2,5 meter dengan menggunakan cangkul dan linggis untuk mencari harta karun.

"Perusakan dilakukan dengan cara menggali tanah kedalaman 2,5 meter, menggunakan cangkul dan linggis," katanya.

Dari hasil survei permukaan di lokasi ditemukan bata berukuran besar dan bekas nisan kayu. Pelaku perusakan bernama Novel Kholid kemudian membuat surat pernyataan di atas meterai untuk tidak melakukan tindakan serupa.

Selain itu, warga kemudian mengembalikan kondisi awal dengan cara menutup lubang bekas galian, agar tidak membahayakan bagi warga sekitar, terutama anak-anak.

Baca Juga:Hati-hati Selama Tiga Hari Kedepan Jawa Barat Diguyur Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

"Kami berharap bagi semua warga agar tidak melakukan perusakan situs bersejarah, karena melanggar undang-undang," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini