Sebulan Dicari Polisi, Pelarian Ruslan Berakhir di Tangan Sekuriti

Iya, Ruslan diamankan oleh satpam Mall Ramayana

Bella
Senin, 09 Januari 2023 | 19:10 WIB
Sebulan Dicari Polisi, Pelarian Ruslan Berakhir di Tangan Sekuriti
Ruslan tahanan yang kabur dari Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun. Minggu (4/12/2022). (ANTARA/Ist)

SuaraKalbar.id - Pelarian Ruslan, seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, berakhir di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Sebelumnya, Ruslan kabur dari Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun pada Minggu (4/12/2022) dengan membawa senjata petugas jaga dan empat butir peluru.

Ruslan ditangkap pihak keamanan salah satu pusat perbelanjaan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, saat sedang melakukan aksi pencurian pada Minggu (8/1/2023).

"Iya, Ruslan diamankan oleh satpam Mall Ramayana dan melaporkan ke kita, dan kami amankan pada Minggu sekitar pukul 15.30 WIB, dan saat dilakukan pemeriksaan, didapati sebilah pisau di dalam tas pelaku," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Pontianak Kompol Indra Asrianto.

Baca Juga:Napi Koruptor Cicil Uang Pengganti, Jumhana Eks Kadis Perumahan Pemkot Bekasi Setor Rp402 Juta ke KPK

Sementara itu, Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Bayu Wicaksono mengatakan saat ini Ruslan masih dalam penyelidikan di Pontinanak.

"Untuk apakah akan dilakukan penjemput ke sana, kami terus berkoordinasi dengan Polda Kalbar," ujar Bayu di Pangkalan Bun, Minggu.

Dirinya juga mengungkapkan, bahwa tidak hanya Polres Kotawaringin Barat saja yang melakukan pengejaran terhadap Ruslan, tapi beberapa Polres di Kalbar juga ikut melakukan pengejaran.

"Ruslan ini selalu berpindah pindah lokasi, setiap ia berpindah, kadang dia melakukan aksi tindak kriminal, seperti pencurian dengan tidak kekerasan dan lainnya," kata Bayu.

Baca Juga:Bekas Napi Koruptor, Para Pejabat Ini Masih Bisa Dapat Privilege: Kembali ke Parpol hingga Nyaleg

News

Terkini

Uang sebesar itu ludes digunakan AA untuk bermain judi online dan membeli narkoba jenis sabu, dan sampai saat ini kami masih mendalami kasus tersebut

News | 20:39 WIB

Kami semua panik, lalu saya beserta karyawan saya dan pengunjung lainya berupaya menolong dan membawanya di atas kursi panjang

News | 19:51 WIB

Curah hujan tinggi dan faktor lainnya dalam beberapa hari ini mengakibatkan banjir. Hujan kemarin membuat ketinggian air di jalan jadi 60 centimeter

News | 10:29 WIB

Setelah diperiksa, wanita tersebut memiliki gangguan kejiwaan

News | 18:34 WIB

WO adalah otak dari pencurian di dua TKP tersebut, saat ini DE beserta barang bukti 1 Unit Sepeda Motor Trail Merk HONDA CRF

News | 17:08 WIB

Korban meninggal dunia dan mengalami luka robek terbuka pada bagian leher sebelah kiri, luka memar di bagian kepala bagian belakang

News | 16:26 WIB

Kasih motor trail karena jalan desa masih jeleek, lhaa kenapa gak benerin jalaan aja dari pada beliin motor

News | 20:03 WIB

Sumber api diduga berasal dari Yayasan atau Kantor MABT Singkawang, namun untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian

News | 19:08 WIB

Cita-cita beliau juga belum terselesaikan. Makanya harus berkelanjutan

News | 18:53 WIB

Harga ayam sudah turun. Sebelumnya saat menyambut Imlek di atas Rp30.000 per kilogram dan sekarang tinggal Rp26.000 per kilogram,

News | 23:28 WIB

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Korban memang diketahui tidak mahir dalam berenang.

News | 18:14 WIB

Sebelumnya pelaku pernah melakukan pembakaran kasur, namun cepat ketahuan dan dipadamkan

News | 21:32 WIB

Kedua pelaku warga Semarang yang berdomisili di Kubu Raya, saat ini kedua pelaku itu sudah ditangkap untuk proses hukum lebih lanjut

News | 21:55 WIB

Dari keterangan yang kami terima korban mandi menggunakan kemban di jamban lanting dan hingga saat ini belum kembali, hingga diduga korban tenggelam di sungai Mendalam

News | 20:13 WIB

Dari hasil penyelidikan korban meninggal diduga karena penyakit epilepsi

News | 09:14 WIB
Tampilkan lebih banyak