Harga LPG 3 Kg di Sanggau Capai Rp30 Ribu

Penjualan LPG 3 kilogram di tingkat pengecer tidak diatur oleh pemerintah sehingga kami tidak bisa maksimal melakukan pengawasan,

Bella
Kamis, 12 Januari 2023 | 10:19 WIB
Harga LPG 3 Kg di Sanggau Capai Rp30 Ribu
Ilustrasu LPG - cara beli LPG pakai My Pertamina (kaltimprov.go.id)

SuaraKalbar.id - Harga LPG 3 kilogram di Sanggau mengalami kenaikan yang signifikan.

Kenaikan tersebut terjadi di tingkat pengecer dari harga yang sebelumnya berkisar Rp 20 ribu hingga Rp21 ribu menjadi Rp24 ribu hingga Rp30 ribu per tabung.

Kenaikan yang cukup tinggi ini pun membuat masyarakat mengeluh.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop dan UM) Sanggau, Kalimantan Barat, Nurtiati mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa melakukan pengawasan secara maksimal di tingkat pengecer.

Baca Juga:Kronologi Pria di Ambawang Dibegal OTK, Uang Rp20 Juta Hilang

“Penjualan LPG 3 kilogram di tingkat pengecer tidak diatur oleh pemerintah sehingga kami tidak bisa maksimal melakukan pengawasan,” katanya melansir suarakalbar.co.id jejaring suara.com.

Nurtiati mengungkapkan, pihaknya hanya dapat melakukan pengawasan di tingkat pangkalan. Seharusnya, pangkalan mampu untuk mengecer di wilayah kerjanya masing-masing.

Kenaikan harga LPG tiga kilogram di tingkat pengecer diduga akibat membengkaknya biaya operasional buntut dari kenaikan BBM dan penyesuaian upah minimum dan suku cadang kendaraan.

“Pangkalan kan juga memiliki keterbatasan. Sehingga ada pengecer yang berjualan, mereka mengambil untung dari biaya yang telah dikeluarkan, dan itu yang terjadi di lapangan. Harapan kita keberadaan pangkalan ada di setiap desa di semua kecamatan. Sehingga harga LPG di konsumen tidak terlalu tinggi,” katanya.

Baca Juga:Konsumsi BBM dan LPG Pertamina di Sumbar saat Libur Nataru Mengalami Kenaikan

News

Terkini

Uang sebesar itu ludes digunakan AA untuk bermain judi online dan membeli narkoba jenis sabu, dan sampai saat ini kami masih mendalami kasus tersebut

News | 20:39 WIB

Kami semua panik, lalu saya beserta karyawan saya dan pengunjung lainya berupaya menolong dan membawanya di atas kursi panjang

News | 19:51 WIB

Curah hujan tinggi dan faktor lainnya dalam beberapa hari ini mengakibatkan banjir. Hujan kemarin membuat ketinggian air di jalan jadi 60 centimeter

News | 10:29 WIB

Setelah diperiksa, wanita tersebut memiliki gangguan kejiwaan

News | 18:34 WIB

WO adalah otak dari pencurian di dua TKP tersebut, saat ini DE beserta barang bukti 1 Unit Sepeda Motor Trail Merk HONDA CRF

News | 17:08 WIB

Korban meninggal dunia dan mengalami luka robek terbuka pada bagian leher sebelah kiri, luka memar di bagian kepala bagian belakang

News | 16:26 WIB

Kasih motor trail karena jalan desa masih jeleek, lhaa kenapa gak benerin jalaan aja dari pada beliin motor

News | 20:03 WIB

Sumber api diduga berasal dari Yayasan atau Kantor MABT Singkawang, namun untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian

News | 19:08 WIB

Cita-cita beliau juga belum terselesaikan. Makanya harus berkelanjutan

News | 18:53 WIB

Harga ayam sudah turun. Sebelumnya saat menyambut Imlek di atas Rp30.000 per kilogram dan sekarang tinggal Rp26.000 per kilogram,

News | 23:28 WIB

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Korban memang diketahui tidak mahir dalam berenang.

News | 18:14 WIB

Sebelumnya pelaku pernah melakukan pembakaran kasur, namun cepat ketahuan dan dipadamkan

News | 21:32 WIB

Kedua pelaku warga Semarang yang berdomisili di Kubu Raya, saat ini kedua pelaku itu sudah ditangkap untuk proses hukum lebih lanjut

News | 21:55 WIB

Dari keterangan yang kami terima korban mandi menggunakan kemban di jamban lanting dan hingga saat ini belum kembali, hingga diduga korban tenggelam di sungai Mendalam

News | 20:13 WIB

Dari hasil penyelidikan korban meninggal diduga karena penyakit epilepsi

News | 09:14 WIB
Tampilkan lebih banyak